Sunday, September 11, 2011

Dia memang bukan blogger anonim biasa



Kali ini gw mau minta pendapat kalian mengenai kasus yang gw hadapi sama orang ini. Simak baik-baik cerita gw.

Gw punya temen dari kalangan blogger. Sebut saja namanya BomBom. Gw kenal si BomBom ini sejak taun lalu. Si BomBom ini ada di blogosphere dengan identitas anonim. Foto di profil blogspot make gambar imajiner yang gw ga tau dia dapet darimana. Namanya juga bukan nama aslinya. Gw tau kalo dia mutusin make identitas anonim waktu bulan Januari lalu. Waktu itu, seinget gw, gw lagi bagi-bagi award dan pernah nulis bahwa gw kepengen ketemu sama beberapa blogger yang salah satunya dia.

Oh yah, waktu itu, sebelum bulan Januari taun ini, dia kalo ga salah sempat kasih clue mengenai nama aslinya. Kalo ga salah,  gw ketemu nama aslinya dia dari kolom twitter yang ada di blognya. Nah karna gw pengen nambah temen dari kalangan blogger, gw search dia di Facebook. Et voila. Gw ketemu halaman akun FB-nya dengan nama lengkapnya yang asli dan gw add.  Ada jarak beberapa hari,  Friend Request-nya barulah di-confirm sama dia. Dari sanalah gw tau kalo dia mahasiswi sebuah kampus ternama di daerah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) dan gw juga tau kalo dia berasal dari provinsi yang ada sekolah gajahnya.

Itulah sedikit gambaran temen gw yang anonim itu. Berikutnya masalahnya itu terjadi waktu gw lagi nulis sebuah postingan yang ngasih tau nama aslinya walau hanya nama depannya aja. Biar gak bingung, si BomBom ini kita anggap aja nama aslinya itu Joni BlakBlak. Nah yang gw tulis itu nama depannya aja, Joni. Juga nama depannya itu gw backlink ke blognya. Niat gw nyebut namanya dia dan nge-backlink adalah mau kasih tau aja ke para pembaca blog gw kalo ada juga blogger-blogger seperti dia. Murni gak ada maksud menjelekan.

Waktu gw bikin postingannya itu sekitar jam 4 sore. Dua-tiga jam setelah jam 4, dia mention gw di twitter. Intinya, dia nyuruh gw ngedit tulisannya dia dan jangan nyebut nama aslinya dia di blog gw. Dia cerita ke gw kalo dia gak suka banget ada yang nyebut-nyebut nama aslinya dia di blog. Bahkan dia pernah cerita ke gw kalo dia pernah juga marah ke temennya yang manggil nama aslinya daripada nama palsunya itu. Karna masalah inilah, dia sempat berniat berhenti ngeblog.

Yang jadi masalah saat ini ialah gw gak merasa salah. Karna, gw nyatut nama dia di blog gw dan gak ada maksud apa-apa. Gak ada #kode sekalipun dari perbuatan gw tersebut. Lagian gw sendiri juga gak pernah dan gak bisa marah waktu ada blogger lain yang nyebut nama asli  gw (bahkan nama lengkap pula) di blog mereka. Di sini gw mengacu sama ungkapan 'Your Blog is Your Rules'. Kan dia nyebut nama kita di blognya dia. Kita gak punya hak dong. Palagi kan gak hanya gw doang koq yang kayak gw ini.

Karna masalah inipula, gw baru nyadar kalo si BomBom ini rada sensitif, sedikit childish, dan aneh. Kata terakhir itu mengacu ke kata-kata dia yang pernah bilang kalo dia lebih suka jadi anonim. Padahal dia nge-confirm gw di akun FBnya dia yang menggunakan nama aslinya. Kalo dia mau jadi anonim, mending gak usah confirm aja gw sebagai teman FB-nya dia. Jadi kan gw gak perlu tau nama aslinya dia dan masalah ini gak perlu ada.

Menurut kalian, apa gw salah dengan perbuatannya gw nyebut nama aslinya walau hanya nama depan? Apa yang kalian akan lakukan juga bila nemuin orang kayak BomBom ini juga?