FANS DIAZ Sudah 295 Bab

 

















Kali pertama menulis FANS DIAZ itu tahun lalu. Sekitar bulan Mei 2025. Latar belakang yang membuat aku ingin menulis kisah yang sebenarnya aku angkat dari pengalamanku bersama sahabat bernama Dias, itu adalah karena aku ingin eksis saja di aplikasi Fizzo. Demi cari uang juga. Tak mau lekas menyerah. Pun, tak mau aplikasi itu hanya dimanfaatkan untuk satu serial cerita yang lebih banyak menceritakan hal-hal tak kasatmata yang suka alami. 

Dari situ, lahirlah FANS DIAZ. Lewat FANS DIAZ tersebut, aku ingin setiap orang yang membacanya, bisa merasakan manfaat dari setiap hal yang alami. Bahwa, aku, Nuel Lubis, pun bisa memberikan hal-hal berfaedah yang lebih bertautan ke kehidupan siapa pun. Setidaknya, dengan cara mengajak siapa pun bernostalgia, sambil melupakan masalah yang meneroa sejenak. 

Selain itu, aku pun memiliki utang budi ke Dias, yang sudah membantuku banyak sekali. Aku mengenal Dias sejak April 2010. Pertemanan aku dengan Dias, itu sudah seperti sebuah bromance. Meskipun aku lebih merasa Dias itu sudah seperti abang kandung. 

Kalau yang KRISTO AMORE (yang terbit di KBM APP) lebih menyoroti sisi-sisi Dias dari sudut pandang hal-hal tak kasatmata dan aneh-aneh lainnya. Maka FANS DIAZ lebih menyoroti kehidupan seorang Kristoforus Bramandias tanpa hal-hal gila di dalamnya. Hanya seorang pemuda 20-an yang suka Chelsea, yang setia kawan, yang solider juga dengan siapa pun yang berteman dengan Dias. 

Akan tetapi, aku lebih menyoroti persahabatan yang Dias jalin dengan siapa pun. Karena memang, karena kata 'persahabatan' itulah, FANS DIAZ bisa lahir. Aku pun ingin menunjukkan kepada keluarga kandung dan besar aku, bahwa aku memiliki seorang sahabat sejati, yang bernama Kristoforus Bramandias--alias Dias. 

Aku tahu, sejak keluarga aku mulai tahu pertemanan aku dengan Dias di pertengahan 2016, mungkin mereka sering mendengar isu-isu tak sedap tentang Dias, dan teman-temanku yang lainnya. Karena itulah, aku mulai memberanikan diri untuk menuliskan segala hal tentang Dias di novel FANS DIAZ yang terbit di aplikasi Fizzo. 

Eh, novel itu sendiri hanya terilhami. Beberapa cerita di dalamnya juga merupakan rekonstruksi dengan penambahan beberapa drama agar terlihat lebih menarik. Kadang aku masukkan ... apa yah, sebutnya? 

Bukankah banyak di antara kita sering terjebak dalam penyesalan, lalu berkata, "Andai dulu kayak gitu"? 

Nah, saat aku menulis satu bab FANS DIAZ, itu juga seperti itu. Kadang kenangannya muncul, lalu timbul ide untuk membuat cerita yang lebih baik. 

"Andai dulu kayak gitu."

Yang seperti itu, pikiran seperti itu sering muncul saat menulis bab FANS DIAZ Sepertinya ada banyak penyesalan saat aku berteman dengan Dias, Dion, Erland, dan beberapa nama yang disebut lainnya. 

Tanpa terasa juga, aku sudah menulis hingga bab 295. Lima bab sengaja aku jadikan bab-bab Extras. Yah, itu semacam epilog. 

Ha-ha-ha.

Semoga suka dengan novel FANS DIAS yang berlatar belakang tahun 2012-2014. Ada tentang persahabatan, kejar impian, dunia fandom 48 Group, Jejepangan, sepak bola, MLM, hingga perjuangan menjadi sarjana. 

Terilhami dari kisah nyata aku bersama Dias. Semoga terhibur. Pun, semoga suka dengan akhir cerita FANS DIAZ. 




























































Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~