Sejak 2019, Memang Fokus Aku: Mengejar Karier sebagai Penulis

 



















Jika ada yang bilang aku melarikan diri dari kenyataan di Jumat Agung ini, aku akui, ada benarnya juga. Meskipun aku tidak tahu pelarian seperti apa. Pelarian seperti apa.

Sejak sahabatku meninggal pada Oktober 2018, fokusku adalah... mengejar karierku yang tertunda. Karier apa?

Nah, ilustrasi-ilustrasi itu terkait dengan novel online-ku di akun Instagram aku yang @nuellubis itu. Novel-novel yang gagal karena membantu sahabatku bergelut dengan pasangan rahasianya; dan juga persoalan cinta ketok magic, yang sejak Januari 2015. Karena itulah, itu menjadi fokusku sejak 2019. Tentang karier aku sebagai seorang penulis (yang masih hijau). 

Segala sesuatu yang berkaitan dengan pengalaman spiritual dan alam mimpiku, kucurahkan ke dalam karya seni. Aku tidak ingin menganggapnya terlalu serius. Dari 2019 hingga 2026 ini.

Karena seringnya digesek-gesek, provokasi (secara halus), yang sebelumnya kucoba untuk tidak terpengaruh, ya ampun, f🤯ck... it's very disgusting!

Selamat Jumat Agung!

Ah, omong-omong, c'est la vie. That's a life, right

Terakhir, entah oleh laki-laki mana Shania Gracia dilamar, it's good for her. Aku tidak merasa sedang atau pernah melamar atau juga menyatakan cinta ke Gracia. Semoga, Tuhan--lewat waktu--yang menunjukkan jawaban atau jalannya. Kalau laki-lakinya memang ada, semoga hubungan Gracia dengan laki-laki itu langgeng. 

Aku pun di sini masih mengejar karier. Masih pula mengejar impian untuk slow living. Segera lepas dari status menjadi beban keluarga. 

















Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~