Balik membicarakan tentang alarm mobil.
Setelah aku selidiki, ternyata tidak semua mobil punya suara alarm yang sama kerasnya. Ada beberapa faktor yang bikin beda, itu seperti:
1. Jenis alarm
Alarm bawaan pabrik biasanya lebih sopan. Itu hanya berbunyi beep pendek saat lock/unlock, dan volumenya terbatas.
Sementara alarm aftermarket (atau alarm tambahan) sering jauh lebih keras, karena pakai sirene sendiri yang memang dirancang mencolok.
2. Setting di mobil
Banyak mobil bisa mematikan bunyi sama sekali. Atau dibuat dalam kondisi silent.
Atau, atur dengan hanya menjadikan lampu kedip. Atau tetap bunyi tapi lebih pelan. Alhasil, kalau ada yang bilang “Memang dari sananya keras”, itu belum tentu. Bisa saja belum diatur.
3. Jenis suara
Bunyi “beep” dari kunci, itu biasanya tidak terlalu keras. Bunyi alarm aktif, yang dalam kondisi dibunyikan karena panik atau kemalingan, memang keras sekali. Ini yang membuat kaget.
4. Posisi dan Lingkungan
Mungkin dia memarkir mobilnya di ruang sempit; atau di dekat tembok. Sehingga itu membuat suaranya terasa lebih nyaring. Apalagi jika dilakukannya saat pagi atau malam hari. Itu lebih terasa mengganggu karena suasana sepi.
Ah, mungkin saja, entah dia pakai alarm tambahan yang memang keras, atau dia sering memicu mode alarm yang bukan sekadar lock biasa.
Gambaran sederhananya, mobil dengan alarm standar, itu biasanya berbunyi “tit tit” ringan. Mobil dengan alarm keras, itu bisa sampai membuat orang kaget di satu blok.
Kesimpulannya, suara keras itu bukan standar semua mobil, dan biasanya bisa diatur atau diminimalkan.
Omong-omong, terima kasih sudah masih mau menyimak apa pun yang aku posting hingga detik ini di IMMANUEL'S NOTES.
Berikut ini aku pun membagikan informasi-informasi yang aku rasa berhak diperhatikan oleh kalian.






Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^