Jika rindu punya wajah,
lalu mendekatimu
mungkin ia akan meminjam senyum
Senyumanmu itu
tenang, hangat,
seolah dunia berhenti
hanya untuk melihat lebih lama
Namamu jatuh di hatiku
seperti hujan pertama setelah kemarau,
pelan-pelan
tapi menghidupkan
yang sempat terasa kosong
Setiap tawamu adalah rahasia kecil
yang membuat waktu cemburu
karena aku ingin tinggal lebih lama
di detik ketika kau terlihat bahagia
Andai jarak adalah cerita,
aku rela membacanya berulang-ulang,
asal di setiap halaman
ada bayangan dirimu
yang menunggu di ujungnya
Kau bukan sekadar cahaya di panggung
kau adalah terang
yang diam-diam kupelihara di dada,
tempat harapan belajar
belajar menyebut namamu
Jika suatu hari angin bertanya
kenapa hatiku begitu ramai,
akan kujawab pelan:
“Karena ada dia…
....karena ada kamu
senyumanmu terasa seperti rumah

.png)

Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^