Tersenyum Lebar saat Berbagi untuk Sesama

 













Ah, susah untuk diutarakan dengan kata-kata. Begitu namaku tercantum dalam warta jemaat sebuah gereja sebagai salah satu donatur untuk program pelayanan mereka (yang bertajuk "Kasih untuk Papua"), rasanya itu sangat biasa. Ternyata ini lebih membanggakan daripada momen aku menemukan novel "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh di salah satu rak toko buku. Walau hanya menyumbang dua puluh ribu rupiah, aku sangat bahagia sekali. Entah apa yang akan terjadi jika aku menyumbang lebih daripada ini dan tercantum. Sangat membanggakan pastinya. Semoga Tuhan memberikan aku satu kesempatan untuk mewujudkannya. 

Well, selanjutnya aku akhirnya memutuskan untuk meregistrasikan diri dalam sebuah keanggotaan di sebuah gereja. Tanpa pikir panjang lagi. Rasanya ada semacam kerinduan untuk melayani dan dilayani (oleh Tuhan dan sesama manusia). Semoga pula dengan keikutsertaan aku secara resmi ini bisa makin menguatkan mental dan makin menyuburkan pertumbuhan rohani aku.

Juga, aku harap nats Matius 6 ayat 33 dapat terwujudkan secara amat nyata dalam hidup aku secara pribadi. Setiap impian aku segera terwujudkan dan bukan lagi sekadar wacana. Walau demikian, yah memang ada semacam kerinduan dalam alam bawah sadar aku untuk lebih memprioritaskan Tuhan lebih dahulu. Semoga Tuhan mendengar dan menghargainya. 












"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Akan tetapi, carilah dahulu Kerajaan dan kebenaran-Nya, dan semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." ~ Matius 6:33












Comments

Place Your Ads Here