#MbakyuStory Mpus & Mbakyu Anti Terorisme

 













Mbakyu lagi marah. Bukan karena lagi dapet. Memang lagi emosi saja. Dan, selalu ada alasan di balik kemarahan seorang Mbakyu yang terhormat. Lagian manusia selalu punya alasan kenapa marah. Tuhan saja sering marah kepada manusia yang dianggap Dia itu makin lama makin tidak tahu diri. Kenapa Mpus bisa tahu Tuhan bisa marah? Insting Mpus, lah. 
Setiap ada gempa bumi, setiap ada tsunami, setiap ada tanah longsor, pokoknya setiap ada bencana alam, insting setiap binatang selalu berkata seperti itu. Ada kemarahan Sang Pencipta di balik setiap bencana itu. Contohnya, negara Jepang dan isu LGBTQ-nya. Sudah tahu negaranya baru digoyang gempa skala tujuh, masih nekat diteruskan. Secara insting, Mpus tahu itu salah. Mpus dan binatang-binatang lainnya tidak mau melakukan perbuatan laknat itu. Tapi manusia seringkali melakukan itu demi alasan nafsu. Padahal nafsu, padahal hasrat, tapi mengaku itu cinta. 

Ya, sudahlah. Itu bukan urusan Mpus. Mpus cuma mengingatkan. Nggak didengar, yah silahkan. Tapi, saran Mpus, cobalah sesekali melirik Tuhan saat terjadi bencana atau kematian datang. Cobalah intip pikiran Tuhan. Mau Tuhan itu seperti apa. Jangan cuma bilang, "Ah, itu cuma peristiwa alam biasa," Sumpah, mau Mpus cakar-cakar orang macam itu! 

Balik ke Mbakyu, kesayangan Mpus yang wajahnya manis banget dan Mpus nggak pernah bosan memandanginya. Mbakyu geram dengan aksi terorisme yang membuat satu gedung katedral hancur. Kata Mbakyu, daripada menyuruh orang lain melakukan pemboman, lakukan saja sendiri. Kalau nggak suka, bilang saja terang-terangan. Jangan main suruh orang lain membom atau membakar. Mpus sih kayaknya paham kenapa Mbakyu ngomong begitu. Mbakyu memang begitu. Nggak semua omongan dia itu mudah dipahami. Lah, wong MR X saja suka salah paham sama Mbakyu. Mbakyu mengode ke arah sana. Eh, si cowok brengsek itu malah pahamnya ke mana. Memang bego cowok macam MR X itu. Kayak nggak satu frekuensi, padahal sebetulnya satu visi dan satu misi. 

Mpus dan Mbakyu sangat mengutuk para pelaku terorisme, baik itu pelaku langsung maupun pelaku tidak langsung (maksud Mpus, dalang-dalangnya). Semoga mereka semuanya dilaknat Tuhan, yah. Satu lagi, Mpus sangat mengutuk pelaku teror di alam mimpi. Menurut Mpus, mereka adalah penjahat sesungguhnya dari kejahatan yang sebenarnya. Tuhan saja tidak pernah mengintimidasi, kenapa manusia suka sekali mengintimidasi sesamanya?














Silahkan klik "Mbakyu Story" untuk mengetahui seluruh cerita antara Mpus dan Mbakyu. Penasaran rupa Mbakyu seperti apa? Stay tuned!








Comments

Place Your Ads Here