#MbakyuStory Mbakyu Lagi di Tangsel

 














"Sayang, opo kowe krungu jerite atiku? Mengharap engkau kembali, Sayang. Nganti memutih rambutku, 'ra bakal luntur tresnoku."

Ihihihi... aku mau tertawa melihat tingkah Mbakyu yang gemas sendiri. Walau jengkel dengan kelakuan pengamen anak-anak tersebut, tetap saja Mbakyu memberikan uang. Mbakyu memang luar biasa. Sangat dermawan. Sungguh aku padamu, Mbakyu! 

"Kamu kenapa sih, Sayang? Ngasih-ngasih, tapi ngedumel. Yah, mending gak usah kamu kasih."

"Bukannya sekolah, malah di pinggir jalan, nyanyi lagu cinta,"

"Kan, emang pengamen tadi suka ngamen di sana setahu Mama."

Aku pun bergelayutan di paha Mbakyu. Paha Mbakyu sangat nyaman. Aku suka bergelayutan di pahanya. 

"Kamu terganggu sama lagunya? Abis putus cinta? Atau ditolak? Oh iya, gimana kabar cowok inceran kamu itu? Mama udah ampir nggak pernah denger lagi."

"Apaan sih, Ma? Aku males ngomongin dia. Makin lama dia makin gak jelas."

Nggak jelas orangnya, tapi Instagram-nya masih suka diintip, yah, Mbakyu. Hihihi. Malu-malu, tapi mau. Kayak salah satu judul Warkop DKI. Mbakyu memang suka begitu. Sok jual mahal. Di mulut bilang nggak. Eh, hatinya bilang iya sambil berbunga-bunga. Aku tahu banget perasaan Mbakyu ke MR X itu bagaimana. 

"Jangan lama-lama nanti di sana, Ma,"

Hari ini, sehabis dari Tanah Abang, Mbakyu dan mamanya menuju ke daerah Tangerang Selatan. Sekitar Ciputat yang aku dengar. Mamanya Mbakyu berencana untuk berbelanja kebutuhan salon. Baik mamanya maupun Mbakyu, sama-sama jago merias. Hasil riasan mereka berdua. Mpus selalu suka melihat riasan mereka berdua. Tapi Mpus nggak suka menjadi bahan eksperimen Mbakyu. Yang ada si Manis malah menertawakan Mpus. 

"Mama nggak janji. Tadi kamu juga bilangnya bentaran, malah lama banget."

"Apaan sih, Ma?"

Hoaahm... Mpus jadi mengantuk. AC-nya dingin juga. Kalau kedua orang ini lagi beradu pendapat, pasti membosankan. Tidur dulu, ah. 

Eh, katanya di Tangerang Selatan, ada monumen aneh, yah. Bentuknya nggak jelas begitu. Mpus dengar dari teman-teman kucing Mpus. Kayaknya seru juga bermain di sana. Semoga saja nanti melewati monumen aneh itu. 

"Kamu kenapa nggak sama si *** aja?"

Maksudnya, si Bambang. Nama asli Bambang biarlah hanya Mpus, Nuel Lubis, dan Tuhan yang tahu.

Kulihat secara samar-samar (dari mata yang sudah mengantuk), Mbakyu terlihat sangat sewot. Mbakyu kan nggak suka sama Bambang. Cintanya Mbakyu cuma untuk MR X.

Hampir saja lupa, Mpus dengar kabar anak-anak sekolah bakal kembali belajar di sekolah lagi. Cuma untuk warga DKI, sih.













Silahkan klik "Mbakyu Story" untuk mengetahui seluruh cerita antara Mpus dan Mbakyu. Penasaran rupa Mbakyu seperti apa? Stay tuned!







 

Comments

Place Your Ads Here