Kembali Teringat Dias

 











Ini sebuah kisah lama. Sudah enam tahun yang lalu. Harusnya kisah ini sudah aku ceritakan sejak dulu sekali. Namun, seperti kata pepatah lama, tidak ada kata terlambat. 

Tahun dan bulannya selalu ingat. April 2015. Untuk tanggalnya, aku tak ingat secara tepat. Yang bisa kuingat, kejadiannya itu setelah Paskah. Petunjuk kedua adalah saat aku dan salah seorang teman menonton serial Fast and Furious di salah satu bioskop yang berada di Tangerang. Lalu, cerita magis ini bermula dari keributan kecil antara aku dan Almarhum Dias. 

Beberapa hari kemudian, aku mendapatkan kabar Dias masuk rumah sakit. Entah di mana korelasinya, kondisi fisik Dias mulai drop setelah mendapatkan kiriman kurma dari salah seorang kerabatnya. Saking begitu drop fisiknya, Dias dibawa lari ke sebuah rumah sakit swasta yang cukup terkenal di Jakarta. Ternyata Dias menderita penyakit demam berdarah. Ia harus dirawat-inap dalam waktu yang cukup lama. Kalau aku tak salah ingat, kurang lebih Dias mendapatkan perawatan dari rumah sakit tersebut. Kondisinya sangat parah hingga seorang temannya terpaksa log in akun Facebook kepunyaannya demi meminta doa kesembuhan dan sedikit simpati serta empati.

Well, memang kondisi Dias sangat parah. Dias sampai koma selama dua-tiga hari. Di sinilah muncul keanehan. Saat Dias tengah koma, Mama Dias terkaget dengan kiriman SMS dari nomor Dias. Bukan SMS lama, namun SMS baru yang baru saja tiba di ponsel mamanya di jam-jam tersebut. Aku paham mamanya Dias merasa ganjil, aneh, dan seram dengan SMS Dias tersebut. Anaknya lagi koma, ada SMS dari anaknya, dan ponsel Dias berada di sekitar Dias yang tengah koma. Ngeri, yah? 

Setelah Dias keluar dari rumah sakit, Dias lalu aktif menceritakan pengalaman horor yang baru saja ia alami. Yang tadi itu, dari sudut pandang mamanya yang Dias ceritakan ulang. Nah, selama Dias koma, ternyata roh Dias tengah berada di sebuah alam yang bukan sekedar dunia orang mati (yang untuk sebagian umat Nasrani, itu disebutnya sheol). Itu merupakan alam di mana para malaikat jatuh berkubang. Bukan sekedar makhluk gaib, namun sudah masuk ke kategori setan atau iblis. Dias terjebak di alam itu dalam kurun waktu yang cukup lama. Di sana, Dias mengaku sempat dipertunjukkan bayangan kedua orangtuanya. Dias berteriak-teriak minta tolong, dan anehnya, saat Dias berteriak minta tolong, SMS itu muncul secara gaib di dalam ponsel mama  Dias. 

Cerita ini pernah kusamarkan dalam bentuk serial "Gara-Gara Komputer Tua" dan kisah Cinta "Maruap-Sylvie" yang terpaksa kujadikan draft karena satu dari beberapa alasan yang aku tak bisa beritahukan. Sengaja aku baru berani bercerita sekarang dengan beberapa alasan khusus. Anggap saja aku tergerak untuk menuliskannya setelah aku khusyuk berdoa dan berdiam diri sejenak.

Awalnya aku juga tak berniat untuk menceritakannya di IMMANUEL'S NOTES. Hanya saja, ada sebuah berita dukacita yang membuat aku teringat kembali akan kisah lama tersebut. Lalu, aku tebersit satu hasrat untuk membagikan kisah tersebut di IMMANUEL'S NOTES.  Biar bagaimanapun segala yang dialami Dias selalu merupakan kisah yang sangat atraktif dan banyak pelajaran yang bisa kita petik. Yang salah satunya, tentang iman dan eksistensi makhluk tak kasatmata. 

Untuk Frederik Bernard George Tumbuan, aku doakan agar beliau diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa. Seluruh dosanya diampuni juga. 













PS: 

Berikut keterangan foto-foto dalam tulisan, kecuali foto awal dan akhir tulisan.

Foto pertama: 

Foto Dias saat masih TK. Sama seperti aku saat kecil dulu, wajah Dias mirip sekali dengan anak Cina Totok. Begitu sipit dan putihnya. 

Foto kedua: 

Foto makam salah satu eyang Dias yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Foto ketiga: 

 Foto eyang Dias yang seorang angkatan laut. 

Foto keempat: 

Foto salah satu paman Dias bersama figur Soeharto. 

Foto kelima: 

Foto aku bersama Dias di Goa Maria, Atmajaya, Jakarta Selatan. 

Foto keenam: 

Sederetan foto Dias dan yang iseng aku sandingkan dengan foto beberapa fenomena alam yang terjadi akhir-akhir ini. 







Comments

Place Your Ads Here