Aura Warnet Ini Sangat Luar Biasa

 













Bangunan di belakang aku ini dulunya sebuah warnet sekaligus rental play station (PS). Kalau aku ingat lagi, pasti langsung teringat bagaimana "Ai Shin'Yuu" tercipta. Iya, novel tentang tujuh orang sahabat ini sering digodok di warnet ini. Demi menciptakan latar Jepang dan Bandung yang kuat, di warnet inilah, aku mati-matian melakukan riset tentang Jepang dan Bandung. Saat itu, di tahun 2013 yang lalu, aku menghabiskan waktu dengan membuka segala video tentang Jepang dan Bandung. Awal dari aku yang cukup fasih dan menggemari segala hal tentang Jepang, itu terjadi di tahun 2013 dan di warnet ini. 

Aku lupa kapan warnet ini berubah fungsi menjadi warung makan dan tempat cuci steam motor. Tapi, aku sendiri terakhir mendatangi warnet ini di tahun 2015 yang lalu. Kenangan indahnya justru tercipta di bulan Oktober 2014. Sehabis menjalani kursus menyetir mobil, aku menyempatkan diri untuk browsing dan main PS di warnet ini. Aku main game Grand Turismo versi PS2 yang kualitas gambarnya mumpuni. 

Sebetulnya tak hanya "Ai Shin'Yuu", novel-novelku yang lainnya pun sama. Ambil contoh, "Kamisama no Cempe Kanefe". Novel berkaver abu-abu itu pun digodok di warnet ini--dan di tahun yang sama (hitung-hitung, sambil menyelam minum air). Ah, warnet ini sangat bersejarah untuk aku secara karir kepenulisan. Bahkan "Destiny 41" yang diterbitkan oleh Kalimaya pun, digodok di warnet ini. 

Warnet ini juga sangat menyelamatkan aku. Kalau aku tengah jenuh di rumah--atau kesal dengan orang rumah, yah, aku akan lari ke warnet ini, yang cukup sering didatangi oleh bocah-bocah kampung yang hobi bermain game online seperti Point Blank atau Warcraft. Langsung stabil dan tenang setelah nge-net di warnet ini. Aura warnet ini sangat mampu mengusir bad mood

Satu warnet, satu kisah, satu pelajaran. Pelajaran apa yang bisa aku dapatkan dari warnet ini? Warnet ini berhasil membuktikan padaku bahwa mitos itu benar. Dulu aku pernah mendengar bahwa ada tempat yang walau sekecil apapun tempatnya, tempat itu bisa membuat penghuninya nyaman, yang serasa berada di surga. Warnet ini salah satu tempatnya tersebut. 

Omong-omong, bukan hanya warnet saja, ada beberapa tempat lainnya--yang selain warnet--yang ikut berperan dalam setiap langkah Nuel Lubis yang sudah menelurkan banyak karya. Ceritanya masih berlanjut, kok. Stay tuned

Oh iya, terima kasih untuk Amarel dan anak-anak Mahupala lainnya yang sudah mau mengadopsi "Ai Shin'Yuu". Semoga mereka sangat menyukai cerita yang terkandung di dalam "Ai Shin'Yuu". Aku mengirimkan "Ai Shin'Yuu" ke anak-anak Mahupala, karena mereka sangat layak menerimanya. Jiwa Mahupala dan jiwa "Ai Shin'Yuu" sangat berjalan beriringan. Sangat tabah dari awal, tegar sampai akhir, khususnya dalam hal asmara (tsah!). 

Terima kasih juga untuk Fiana Simatupang yang sudah menghibahkan satu buku kepada aku. Bukunya sangat bagus dan menginspirasi. Yang tertarik untuk membelinya, bisa hubungi Fiana Simatupang di 087771268455. Beli, yah, "Kesuksesan dan Panutan Hidupku".







  







Comments

Place Your Ads Here