Kisah Seorang Bocah & Permohonan Terakhirnya

 













Ada sebuah kisah menarik tentang pandemik Covid-19 ini. Tentang seorang pastur bernama Pius Titirloloby bersama temannya, Skia Mangsombe, yang melayani pasien Covid-19 yang siap dijemput di kota Ambon. Keduanya berasal Diosesan Amboina.

Kejadiannya terjadi pada tanggal 9 Februari kemarin. Kedua pastur itu mendoakan pasien Covid-19, dan akan dimakamkan. Sebelum meninggal, pasien itu meminta perawat untuk membacakan kitab suci bagi pasien tersebut. Pasien itu juga meminta agar dirinya dibiarkan tidur pada lengan si perawat, yang sambil dibelai. Perawat itu pun mengabulkan permohonan pasien tersebut. Selanjutnya, pasien itu akhirnya memilih untuk mengembuskan napas terakhir.

Pendek dan sederhana. Memang terkesan sepele sekali tulisan aku ini. Aku tahu ini sangat tidak jelas. Tapi, biarlah. 

Untuk cerita dari dua pastur itu tersebut, ada satu pesan moralnya. Sesulit-sulitnya kondisi kita, tetaplah berbuat baik. Tetaplah memperhatikan sesama manusia apapun itu suku dan agamanya. Jangan perhitungan juga dalam membantu sesama manusia. 

Yah, pesan moral yang cukup panjang, sih. Ya sudahlah, aku akhiri saja. Anyway, Happy Valentine's Day!







Comments

Place Your Ads Here