Terpaksa Harus Refund














Singkat cerita, hari ini ada orderan lagi. Ada yang tertarik untuk beli buah ceri ke aku. Orderan masuk pagi--yang sekitar jam sembilan. Waktu pun berlaku. Barang itu baru tiba di rumah customer itu di atas jam empat sore. Dan, jeger, bagaikan disambar geledek, customer aku mengomel. Ini kali pertama aku mendapatkan complaint. Buahnya itu sampai ke dia dalam keadaan tak bagus. Bonyok, busuk, dan bolong-bolong. Aku teruskan complaint ke supplier aku. Katanya, jelaskan saja bahwa itulah kenapa dijual murah. Karena buahnya tak berada dalam kondisi sempurna. Lalu, aku inisiatif mengganti uang customer. Bagaimanapun aku merasa ini memang tanggung jawab aku. Aku tak bertanya dulu kondisi buahnya seperti apa. Aku main tawarkan begitu saja ke customer

Well, begitulah pengalaman aku dalam hal berbisnis atau berdagang. Kali pertama aku mendapatkan complaint dari customer. Kali pertama aku dan customer bermasalah dengan barang yang tak sengaja ternyata bukan barang yang berkualitas sempurna. Walau sebetulnya, kalau kuperhatikan baik-baik, memang bukan seratus persen salah aku. Customer tidak curiga kenapa dijual murah. Supplier aku tidak memberitahukan kepadaku bahwa buahnya tak dalam keadaan sempurna. Tapi, tak apalah, lebih baik mengalah. Setidaknya customer aku memandang aku sudah memiliki itikad baik. Juga, aku terhindar dari jalur hukum (mengingat sekarang apa-apa jalur hukum).

Omong-omong, jangan ragu untuk memesan produk di IN'S Online Shop, yah! 😄



























Untuk pemesanan: 
Nuel Lubis 
📩 immanuel.lubis@gmail.com





Comments

Place Your Ads Here