BTS: Pergunakanlah Waktu dengan Bijaksana














Selamat Natal. Ini ada sedikit renungan untuk kalian: Pergunakanlah Hari Kita dengan Bijaksana 😊

Lalu, lewat tulisan aku yang dimuat di sana, aku mendapatkan satu pelajaran penting. Aku seperti melihat bagaimana media bekerja. Kebetulan di sana ada pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, dan tema setiap bulan bergonta-ganti. Aku mendadak teringat dengan bagaimana Nada Minor dikelola oleh Viaduct, sebuah organisasi otonom di fakultas Hukum Atmajaya. 

Kalau benar dugaan aku, terima kasih, Ya Allah-ku, mimpiku saat aku masih kuliah dulu itu akhirnya Engkau kabulkan. Dulu aku sangat ingin sekali mengetahui bagaimana cara kerja media. Walau hanya sebuah situs rohani, juga skalanya tak begitu besar, tak apa. Aku bersyukur karena sudah dikabulkan. Oh, jadi seperti ini (mungkin) media bekerja.

Aku mau buka sedikit pengakuan. Jujur, aku sempat geregetan selama menunggu tulisan itu terbit. Takut ditolak. Yah, kalau ditolak, kalau aku pikir lagi, aku siapa, tak mungkin aku mencak-mencak. Nuel Lubis itu siapa, sok banget, mungkin begitu pikir awak IGNITE GKI. Mungkin aku jadi geregetan, ada beberapa alasan. Pertama, aku belum terbiasa dengan suasana dan sistem kerja di sana. Kedua, jujur, aku tidak terlalu memiliki banyak aktivitas. Menunggu itu menjadi sesuatu yang menyebalkan jika tidak dibarengi dengan aktivitas-aktivitas lainnya. Paham, kan? Nah, itulah yang aku alami. Hal yang sama berlaku saat aku aktif di Japanese Station 2014 silam. Oh iya, alasan lainnya lagi, ah, mungkin aku terlalu norak. 

Sekali lagi, terima kasih banyak, Tuhan!





















Comments

Place Your Ads Here