Mendengar Suara Nathanel Pribady untuk Kali Pertama

 













Aku mengikuti webinar yang diadakan oleh LOGOS ID itu karena seorang Nathanael Pribady. Oke, mungkin orangnya tak terlalu mengenal aku--yang apalagi secara pribadi. Bagaimanapun aku dan Nathanael itu hanyalah teman dunia maya, yang sampai sekarang belum pernah bertemu secara nyata. Awal perkenalanku dengan Nathanael itu bermula di tahun 2014. Situs Japanese Station yang membuat aku bisa mengenal orang seluar-biasa Nathanael (boleh dibilang dia ini semacam nakama di dunia kepenulisan, dan aku pernah berada dalam satu tim dengan dirinya di Japanese Station Book). Untuk aku pribadi, dia itu orangnya kritis dan peka terhadap isu-isu sosial-masyarakat. Saat itu, dia masih pelajar SMA, loh. Hebat nian, ada pelajar SMA yang sudah seperti itu.

Setelah sekian tahun, setelah aku yang selama ini berhubungan dengan Nathanael hanya lewat bahasa tulisan, di tanggal 24 Oktober 2020 ini, aku akhirnya bisa bertemu dengan dirinya, walau lewat webinar Zoom. Selama ini, aku penasaran juga dengan sosoknya itu seperti apa. Kalau bertemu sih, pernah sekali. Itu saat di acara AFAID 2015 kemarin. Hanya sekilas, dan tidak sempat bertegur sapa. Aku melihatnya, namun dia (mungkin) tidak melihatku. Selebihnya, aku dan dia beberapa kali berhubungan melalui bahasa tulisan. 

Terima kasih, Tuhan. Terima kasih, LOGOS ID. Akhirnya tersampaikan juga bisa mendengar suara asli Nathanael Pribady. Yang selama ini hanya bisa mengobrol via bahasa tulisan, aku bisa mendengar suaranya. Walau melalui webinar, bagi aku, itu sudah seperti bertatap muka dan mengobrol langsung dengan orang yang seluar-biasa Nathanael Pribady, yang sudah mau menerima novel "Amoreureka" dengan tangan terbuka (Itu terjadi di tahun 2018 kemarin: ada dia di kata pengantar "Amoreureka").

Tentang isi webinar-nya, luar biasa pokoknya. Bisa buka link di bawah ini untuk tahu, yah. Tentang Eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Oh iya, LOGOS ID ini sempat masuk Harian Kompas juga, loh.













Comments