Pengalaman Pertama Nama Aku Berada di dalam Warta Jemaat

 













Well, ini kali pertama nama aku masuk ke dalam sebuah Warta Jemaat, walau aku hanya menyumbang sebesar Rp 50.000.  Aku serasa benar-benar menjadi seorang dewasa sepenuhnya. Kenapa? Seperti gambar di bawah, seperti itulah alasannya. Seperti Abraham yang mengorbankan Ishak di Gunung Moria. Menurutku, seseorang yang berani berkorban adalah salah satu ciri kedewasaan, entah itu berkorban demi Tuhan maupun berkorban demi manusia. 

Semoga saja persembahanku diterima oleh Tuhan dan berfaedah untuk mereka yang menerimanya. Semoga saja aku selalu diberikan kelancaran untuk segala sesuatunya. 











Terakhir, dan sebagai penutup, ini rasanya berbeda dengan memberikan persembahan ke dalam kantung kolekte/persembahan setiap ibadah minggu biasanya. Yang ini lebih istimewa. Kita memberikan persembahan dan nama kita tersebutkan dalam Warta Jemaat. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, namun rasa dan sensasinya itu sangat berbeda. Sulit dijelaskan dengan kata-kata. Harus kalian rasakan sendiri. 

Atau, mungkin bukan tentang persembahannya, bukan persoalan jumlah uang yang diberikan, melainkan ini lebih kepada kebanggaan karena nama kita tercantum di dalam Warta Jemaat. Mungkin seperti itu kali, yah?!







Comments