Inilah yang Disebut Blacan Itu















Kucing ini biasanya disebut sebagai blacan. Ada juga yang menyebutnya kucing hutan atau meong congkok, macan akar, macan gareng, dan macan rembah. Kucing jenis ini sering ditemukan di pinggir hutan dan hutan kelapa sawit. 
Konon, kucing kuwak alias blacan ini jenis kucing yang lumayan galak, yang siap menerkam layaknya harimau. Namun, blacan bakal jinak kepada orang yang baik ke mereka seperti yang memberi makan atau mengobati saat terluka. 

Blacan hobi bersarang di bawah batu-batu besar. Hewan ini tangkas terutama ketika memanjat pohon. Ia juga sering terlihat di antara akar-akar pohon. Karena itu, ia sering disebut dengan macan akar. Sepintas blacan juga mirip seperti kucing rumahan (atau kocheng oren). Yang membedakan dari kucing rumahan, blacan bisa berenang. Umumnya kucing rumahan tak bisa berenang. Bulu blacan berwarna abu-abu gelap dengan corak totol-totol. Ini membuat blacan kadang juga disebut leopard cat. Sayangnya, kucing ini tidak termasuk ke dalam golongan kucing besar. Saat dewasa, ukuran blacan tak lebih besar daripada kucing rumahan atau kucing domestik.

Blacan bisa ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Blacan juga bisa ditemukan di Laos, Vietnam, Malaysia, Thailand, India, Srilanka, dan Bangladesh. 

Walau blacan akrab dengan wilayah beriklim tropis, kelahiran kucing ini berasal dari California, Amerika. Di sana, blacan disebut sebagai kucing bengal. Adalah Dokter Centerwall yang menyilangkan kucing domestik jenis american shorthair dengan asian leopard, lalu anak betinanya dikawinkan lagi dengan ayahnya. Dokter Centerwall melakukan hal seperti itu demi mendapatkan kucing domestik jenis baru dengan pola spotted wild cat dari hasil persilangan.  Tak bisa disangkal, jika melihat asal-usulnya, blacan memang seperti harimau atau macan, walau berukuran seperti kucing rumahan.







Comments