Kenapa Kamu Sering Lose Streak?














Ini berdasarkan pengalaman aku selama bermain. 100% based on true story. Menurutku, ada beberapa alasan kenapa kita sering lose streak. Berikut ini sepuluh alasannya:

1. Buta Map
Ada satu-dua teman yang asyik sendiri di satu lane. Saat kita butuh bantuan, dia malah asyik nge-buff. Sudah tahu bahaya, malah main hajar begitu saja. Tidak bisa membaca situasi.

2. Farming
Masalah klasik ini. Saat kita lagi menyerang musuh, dia malah asyik ambil buff. Padahal sedikit lagi mau menang, tuh. Gagal, deh. Itu semua hanya karena masalah farming.

3. Lord
Aku sering berada dalam posisi seperti ini. Sudah diberikan kode bahwa musuh menyerang Lord, eh malah diam-diam saja. Lord datang membantu, prioritasnya malah hero lawan. Begitu banyak hero lawan mati,  Lord pun sukses menghancurkan turret akhir.

4. Kurang Kerjasama
Biasanya ini sering terjadi pada saat team fight. Musuh dalam kondisi siap dan lengkap, eh kita hanya tiga atau empat. Otomatis pasti kalah, dong. Apalagi, jika player yang malah asyik sendiri di suatu lane itu memiliki skill yang kita butuhkan untuk melumpuhkan satu persatu hero musuh.

5. Minnion
Minnion itu jangan diremehkan. Di saat-saat tertentu, minnion seringkali menjadi momok. Kita sudah di markas musuh dan turret akhir hampir sekarat. Sayangnya, malah keduluan dengan para minnion yang menghabisi turret akhir kita. Satu lagi, minnion sebetulnya bisa menjadi sumber farming juga. Seringkali player mencari buff dari makhluk-makhluk creepy di jungle.

6. Terlalu Nafsu
Kill memang penting. Tanpa kill, permainan jadi biasa-biasa saja. Calon kalah juga. Walaupun demikian, jangan karena mengincar kill, kita malah merugikan tim. Sudah mau menang, karena terlalu mengincar kill agar bisa savage, kita melupakan masa pemulihan hero lawan. Bahkan kita lupa bahwa masih ada minnion yang berkeliaran. Sering, loh, kita malah mati karena minnion, selain karena turret.

7. Meremehkan Tim Lawan
Ini biasanya terjadi di late game. Saat kita melihat tim lawan sudah tertinggal jauh entah secara turret, skor, maupun level, kita lalu mengganggap remeh. Kita malah asyik di jungle dan mencari buff. Tanpa kita sadari, ternyata tim musuh menyerang Lord atau Turtle yang justru bisa menguntungkan tim tersebut.

8. Salah Pick Hero
Jangan main-main dalam memilih hero, apalagi jika kalian bermain di Ranked. Walaupun komposisinya rada nyeleneh (seperti satu tim menggunakan Marksman), selama itu hero yang dikuasai, kemungkinan untuk menang itu masih ada.

9. Sinyal
Tim kita sudah berada di markas lawan.  Kita tengah berada dalam situasi team fight. Mau menang juga. Eh, koneksi internetnya malah putus. Saat kembali online, ternyata hero kita mati, yang begitu juga dengan teman-teman satu tim kita. Sudah  gagal menang, malah dikira feeding.

10. Performa Tim
Aku baru sadar bahwa game-game seperti Mobile Legends ini memang sangat menjunjung tinggi kekompakan tim. Kalau ada teman yang jelek permainannya (seringnya karena noob), ada teman yang nge-feed, atau kita sendiri bermasalah dengan sinyal (sehingga terpaksa AFK), itu saat berpengaruh ke gameplay. Memang ada istilah carry, namun tetap saja player yang meng-carry (menggendong) ini bakal bekerja tiga kali lebih keras.









Comments