Dengan 1000 Yen, Hujan Pun Bisa Dibeli












Jaman dulu, di Jepang, mungkin saat era sebelum Heisei (sebelum tanggal 8 Januari 1989), atau saat masih ada pecahan rim, harga barang-barang masih murah meriah. Seratus koin satu sen itu senilai satu yen. Satu sen senilai sepuluh rim. Seribu rim senilai sepuluh ribu yen. Tak heran, di sana muncul peribahasa yang berbunyi, "Dengan 1000 Yen, hujan pun bisa dibeli,"

Kalau di Indonesia, analoginya seperti ini. Dengan uang Rp 50.000 yang nilainya seperti sekarang ini, kita lalu kembali ke masa lalu, lalu kita membeli komik-komik yang harganya masih Rp 3500, dan coba bayangkan berapa komik yang bisa kita beli?

Kadang, dari situ, aku suka berpikir, uang itu menakutkan. Aku jadi terbayangkan kasus yang menimpa driver ojek online tersebut. Hanya gara-gara uang dua ratus rupiah,  dia di-suspend. Seram, yah?!







Comments

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^