Masih Seminggu Nuel Lubis #StayHome



















Catatan:
Gambar hanya ilustrasi. Untuk tambahan informasi, aku ke mana-mana selalu mengenakan masker dan jaga jarak.

Hari senin
Ah, sesekali main keluar rumah dulu sebentar. Hanya tiga puluh menit saja. Mengelilingi komplek dengan cara bersepeda. Cuacanya juga tengah bagus. Dan, tentu saja aku keluar rumah dengan mengenakan masker. Masker berwarna biru yang membuatku jadi sangat keren. Kegantenganku meningkat berlipat-lipat.

Hari selasa
Gara-gara membaca salah satu cerita Ghosty, aku jadi mengidam-ngidamkan es krim Viennetta yang sempat berhenti diproduksi. Jujur, aku sempat mencicipi es krim Vienneta juga. Saat itu, aku masih kuliah dan membeli yang ukuran kecil. Hampir dua belas tahun yang lalu, es krim itu dijual dalam beberapa jenis ukuran dan rasa. Favoritku yang berasa vanila, tentu saja. Haha. Dan, karena komik tersebut, aku bela-belakan diriku keluar rumah di atas jam tujuh malam. Apesnya, tiga minimarket yang aku datangi tersebut tak menjual Viennetta. Huh!

Hari rabu
Sesekali membantu untuk mencucikan mobil, selain kegiatan beres-beres rumah seperti mencuci piring atau menyapu lantai. Dan,..... ya sudahlah, anggap saja aku ikhlas melakukannya. Mending berpikiran positif saja, karena ujung-ujungnya akan berakhir positif juga. Lagian aku memang ikhlas melakukannya. Aku melakukannya dari dalam lubuk hati hatiku sendiri. Aku melakukannya karena merasa tergerak setelah membaca status seorang teman dunia maya. Dia bilang, "Lakukan segala sesuatunya dari hati, karena bumi dan langit melihat." Begitulah. Hehe.

Hari kamis
Aku duduk di teras rumah sambil menyeruput minuman jahe hangat. Lumayanlah, minuman hangat ini bisa menghangatkan tubuh, apalagi cuaca juga tengah tak bagus. Akhir-akhir ini sering mendung alih-alih turun hujan. Makanya, kubilang minuman jahe ini bagus untuk kesehatan. Ini juga untuk menenteramkan batin dan pikiran yang tengah gelisah. Oh iya, selamat memperingati hari raya kamis putih, yah!

Hari jumat
Setelah ibadah Jumat Agung secara online, aku membaca beberapa buku. Beberapa hari yang lalu aku juga baru saja membeli beberapa buku yang kuanggap menarik banget. Makanya aku putuskan untuk mengintip sedikit isi dari buku-buku tersebut. Favoritku: "Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa" yang ditulis oleh sahabat blogerku, Alvi Syahrin, yang tinggal di Surabaya.

Hari sabtu
Bersepeda pagi memang menyehatkan, khususnya bersepeda di pukul 07:00. Mataharinya belum terlalu terik. Masih terasa bau-bau embunnya. Di tengah aktivitas olahraga pagiku ini, aku turut bersedih akibat banyaknya korban jiwa karena pandemik Corona ini. Yuk, marilah kita melakukan yang kita bisa dalam memutus penyebarannya! Yuk, bisa, yuk!

Hari minggu
Ini rasanya luar biasa. Maksudku, makan sesaset wafer Top sembari menikmati pemandangan matahari terbenam. Apalagi, sekarang ini juga hari Paskah, hari peringatan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Aku sepertinya bisa merasakan bagaimana suasana saat Yesus bangkit dari kubur tersebut. Hmmm.....







Comments