Ikigai: Filosofi Orang Jepang tentang Kebahagiaan
















Yang di atas tersebut merupakan diagram mengenai filosofi orang Jepang akan kebahagiaan. Tentang makna dan tujuan hidup juga. Menurut kepercayaan orang Jepang (semacam Primbon Jawa jika di Indonesia), jika kita sudah mengetahui (dan juga meraih) apa yang kalian cintai, apa yang kalian (merasa) jago, apa yang orang lain butuhkan, serta untuk apa kalian dibayar, maka di situlah kalian akan mencapai level yang disebut "ikigai". 

Ini aku dapatkan dari Nur Hadi Tri Utomo, creator @kertas.kindew . Lantas, apa aku sudah mencapai level "ikigai" tersebut? Untuk 'apa yang orang butuhkan' serta 'untuk apa aku dibayar', rasanya aku masih kurang. Karena aku lebih mengejar kepuasan dan kebahagiaanku sendiri. Bukannya egois yah, namun aku jadi merasa sangat terbebani jika mengikuti kemauan orang lain, apalagi jika terus menerus dilakukan. Well, aku memilih untuk membahagiakan diriku sendiri dulu. Kemauan orang lain atau mengikuti tren yang beredar di masyarakat, aku ikuti saja sebisa aku. Kalau bisa, apalagi jika sejalan, yah aku ikuti. Tak terlalu memaksakan diri juga. Menurutku, jika dipaksakan untuk mengikuti kemauan orang lain, kebahagiaan kita seringkali terancam. Maka dari itu, bahagiakan diri sendiri dulu, barulah kemauan atau kebutuhan orang lain bisa kita penuhi atau turuti.

Begitulah.

Maaf jika aku sokide, yah (juga, untuk segala tulisan dan konten yang kuhasilkan selama ini). Tak usah diikuti, sebab aku juga tak ingin diikuti. Ini semacam salah satu bagian dari prinsip hidup aku. Untuk @kertas.kindew , terimakasih juga sudah diingatkan mengenai "ikigai" ini, yang dulu sempat kupelajari enam tahun lalu saat aku masih aktif di Japanese Station (Jangan merasa ter-offense, yah. Karena aku tak berniat ke arah sana 😆✌).

And then, am I happy? So do I. I am very happy in my way. I am very happy so much! 😊








Comments

  1. udah lama denger soal prinsip ini, dan sempet tertarik buat ngulik semenjak dibahas sama salah satu kanal youtube (kayanya si Menjadi Manusia) yang kemudian merujuk video di kanal Gitasav. mikir panjang tapi belum satupun dari poin ikigai yang aku capai.

    ReplyDelete

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^