Nyekar Kali Pertama ke Makam Dias di TPU Pondok Kelapa














Dias, selama lu hidup, lu udah memberikan gue banyak pelajaran. Lu sering banget bukain pikiran gue. Lu ngajarin gue ini dan itu. Salah satu nasehat lu yang sangat gue ingat: "Jangan boros!". Untuk yang itu, makasih banyak!

Sekarang lu udah berada di alam yang berbeda. Dan, lu masih ngajarin gue. Salah safunya, dari kunjungan gue ke rumah peristirahatan terakhir lu di TPU Pondok Kelapa. Itu kali kedua gue mengunjungi pemakaman selain Selapajang dan Kerkhoff. Jauh, sih, dari rumah gue. Tapi, layak banget buat gue nyekar ke makam lu. Pelajaran yang gue dapat: kalau orang itu baik banget sama kita, terus ampe ninggalin jejak di hati kita, rasa-rasanya nggak bakal jadi suatu kesia-siaan belaka untuk berziarah ke makamnya jika yang bersangkutan itu meninggal dunia. Jarak nggak jadi soal. Waktu tak terlalu dipermasalahkan. Tak mengenal capek juga. Itulah yang gue rasain saat main ke makam lu dan makam Tulang Tasman (yang berada di Bandung). 

Once again, thank you very much! Tenanglah lu di sana! GBU!







Makam Kristoforus Bramandias alias Dias di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur--di blad 48, blok AA1, nomor 120 (tak jauh dari warung kecil). Kunjunganku saat 9 Februari 2020.






Makam Tulang Tasman di TPU Kerkhoff, Bandung. Kunjunganku saat 5 Maret 2017 silam








Comments

  1. jangan boros sepertinya pesan yang berlaku untuk selama kita hidup
    terutama kebutuhan konsumtif

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitulah. Tapi seringkali kalau datangnya dari sahabat, pacar, atau keluarga, apalagi yang bersangkutan sudah berpulang, rasanya beda aja. Hehe.

      Delete

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^