Antara Bali dan Production House
















👦 Kenapa harus ada Bali di dalam "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh"?
Pertama, karena aktivitas Papi aku yang suka berdinas ke beberapa daerah di Indonesia, yang mana yang paling sering itu Bali (seingatku, loh). Selain itu, saat mulai digarap di 2009, aku lumayan sering mendengar kata Bali terdengar dari teman-teman kuliahku. Belum lagi, hingga detik ini, Bali merupakan salah satu pantai tereksotis di planet Bumi ini. Penulisnya sudah pernah ke Bali? Jawabnya: belum pernah. Ajak, dong, aku berpelesiran ke Bali. Nuel Lubis mau main ke Ubud atau Sanur. Huhuhu.

👧 Kenapa Nuel Lubis suka banget menonton berulang kali FTV perdananya yang berjudul "Cantik-Cantik Supir Angkot"?
Perlu dijawab, yah? Jawabannya jelas, bukan? Bisa eksis di televisi nasional, Guys. Kapan lagi coba. Haha. Walau sebetulnya, untuk production house itu sendiri, aku merasa begitu emosional. Tahu kenapa? Sebelum menuliskan sinopsis untuk PH tersebut,  dua tahun sebelumnya aku pernah menonton sendiri proses syuting sinetron produksi ScreenPlay Productions. Saat itu, di 30 November 2013, aku tengah iseng berjalan-jalan sore ke daerah Kota Moderen. Kebetulannya, ada syuting sebuah sinetron. Banyak atribut dari ScreenPlay yang kulihat. Aku lupa judul sinetronnya, namun salah satu pemeran utamanya itu Michelle Ziudith. Untuk tambahan, sejak kecil, aku lumayan sering menyaksikan proses syuting.

Oh iya, untuk pertanyaan kedua, maaf tak ada bukti foto, sebab saat itu, aku terlalu terkesima menyaksikan jalannya syuting sinetron Michelle Ziudith tersebut. Rada malu juga aku mengambil gambarnya. Untuk lebih meyakinkan, seingatku, lokasi pasti syuting tersebut di dekat bundaran Kota Moderen, yang tak jauh dari Mayapada Hospital. Aku sama sekali tidak berbohong.








Comments