Nuel Lubis Jadi Anak Emol








Nuel Lubis & Mal (1)







Semenjak "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" rilis di 2016, perlahan-lahan aku jadi suka hang-out ke mal. Banyak mal sudah aku datangi. Foto kedua di tulisan ini bisa menjadi salah satu buktinya. Mulai dari Plaza Semanggi yang ada di bilangan Jakatta Selatan, TangCity di Tangerang, hingga Mega Bekasi yang berada tak jauh dari pintu tol Bekasi Barat. Aku serasa menjadi anak mal. Haha

Yah, walau bukan karena itu juga sih. Karena, sebelum si Coklat keluar, aku memang sudah beberapa kali berkeliaran di mal. Saat Mami dirawat di rumah sakit di 2015, aku sempat mampir ke Central Park. Di 2014, tiga mal elit di kawasan Senayan malah sering aku datangi (Senayan City, fX, Plaza Senayan). Saat kuliah, aku sering mampir ke Ratu Plaza atau Ambassador Plaza. Sebelum Mami dirawat di rumah sakit, aku pernah mengunjungi Blok M Plaza dan Kuningan City. Teraskota, BSD Plaza, dan WTC Matahari Serpong, ketiganya sering aku datangi saat aku masih sibuk skripsi dahulu. 

Meskipun begitu, kehadiran #misiterakhirrafael itulah yang membuatku sering mampir ke mal. Alasan utama: mengecek stok novelku itu di beberapa toko buku. Karena itulah, aku sering mampir ke Plaza Semanggi, Grand Indonesia, Senayan City, Bekasi Cyber Park, Mega Bekasi, Summarecon Mal Serpong, Supermall Karawaci, TangCity, hingga Lotte Shopping Avenue yang aku kunjungi di Maret 2017. Kadang, saat di mal, aku dan teman-temanku membicarakan buku-bukuku. Kadang pula, kami memperbincangkan hal-hal remeh temeh. Tak jarang pula, aku terpaksa ke mal karena diundang teman. Yah, itu untuk merayakan ulang tahun teman, membicarakan bisnis, dan beragam kepentingan lainnya. Mal, bagiku, itu sudah seperti bagian dari beragam aktivitas aku. Banyak kegiatan aku yang mau tak mau harus memaksakan diriku untuk masuk ke dalam mal lagi. 

Haha. 

.....







Nuel Lubis & Mal (2)






.....

Well, that's why I can call myself..... anak emol. Paham, kan, kenapa judul tulisan ini seperti itu? Terus, begini-begini juga, walau terlihat seperti seorang anak rumahan, kalian jangan salah, banyak mal  bergengsi di Jabodetabek sudah pernah kukunjungi.

Eh, selain mal, yang mungkin sudah ada yang tahu, kedua kaki ini sudah mengunjungi banyak tempat menarik, khususnya yang berada di Jabodetabek. Kebun Raya Bogor, itu salah satunya. Oh iya, maaf juga, aku tak bisa mencantumkan seluruh bukti fotonya. Selain sengaja tak di-upload karena takut loading lama, alasan lainnya: aku tak memiliki bukti foto pernah ke sana. Entah karena malu mengambil gambar, ingin lebih menikmati suasana, maupun fotonya tak sengaja terhapus. Well, even the evidence is gone, memory is still memory. Memory of those place is still saved very neatly in my head.





Comments