Berada dalam Satu Lokasi, namun Tidak Sadar








Hanya di-screenshot dari Facebook Bu Herta Panjaitan.








Dalam setiap drama televisi, bukan kadang lagi, aku suka menyaksikan ada sebuah adegan di mana dua tokoh (bisa dibilang sepasang kekasih) berada dalam satu lokasi yang sama, namun keduanya sama-sama saling tak menyadari. X tidak menyadari bahwa Y berada beberapa langkah dari dirinya. Y pun sama. 

Haha. Konyol yah? Tiap melihat adegan seperti itu, aku suka geli sendiri. Bodoh sekali X dan Y, sebegitu tidak sadarnya. Padahal, jika mau dipikirkan baik-baik, bisa saja kan, hal itu terjadi. Mungkin X tengah sibuk memikirkan sejumlah tagihan yang harus dibayar. Lalu, Y tengah ngeden. Alhasil, keduanya sama-sama tidak sadar bahwa keduanya berada dalam satu lokasi yang sama, yang ambil contoh: sama-sama berada di mal.

Sama seperti pengalamanku barusan. Betapa kagetnya aku saat lihat salah satu post Facebook kepunyaan guru Fisika saat aku SMP dulu. Ternyata Bu Herta sudah lama mengajar di SMPN 23 yang berlokasi tak jauh dari rumah. Kalau dengan sepeda, cukup 10 menit waktu tempuhnya. Then, saat Mami masih ada, aku lumayan sering mendatangi warnet yang terletak tak jauh dari SMP tersebut. Bu Herta sendiri, yang menurut pengakuannya, sudah mengajar di sana sejak sekolahnya didirikan (sekolahnya sudah ada di daerah tersebut sejak 2008, kalau tak salah). 

Haha. Sangat konyol ini mah artinya. Aku sering ke daerah itu, namun tidak menyadari bahwa daerah itu sering dikunjungi oleh salah satu guru SMP aku. Lalu, aku baru tahu beliau mengajar itu sekarang ini. Ya, harusnya, secara logika, kalau beliau mengajar di sana, aku juga suka main di warnet lumayan lama, kemungkinan bertemu antara aku dan Bu Herta itu 50:50. Sewaktu-waktu aku bisa saja bertemu di jalan, yang tak perlu menunggu hingga tahun 2018 ini. Bisa saja saat selesai mengajar, Bu Herta mendadak melihat aku keluar dari warnet, lalu ia terburu-buru menghampiriku. Kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi, kan?! Tak perlu menunggu hingga Facebook sendiri yang memberitahukan secara tidak langsung.

Lol.

Well, that's life! Itulah hidup. Beragam kemungkinan bisa terjadi. Bisa saja kan, kita janjian bertemu dengan seorang teman di sebuah kafe pada pukul 4 sore. Kita tiba jam 4 tepat. Lalu, kita melihat ke sana-ke mari, mana si teman. Sekitar setengah jam kemudian, bahu kita dipukul oleh yang bersangkutan: "Bego lu ah! Gue dari tadi udah di sini, masa lu nggak sadar?" 

Hal seperti itu biasa terjadi, bukan? Mungkin kafenya ramai. Mungkin pikiran sudah teralihkan ke hal lain, sehingga tak sadar si teman sudah ada lebih dahulu. Mungkin begini. Mungkin begitu. Segala kemungkinan bisa terjadi. Itulah juga yang membuat hidup menjadi lebih menarik dan lucu. Sangat lucu malah. 

X: "Kok bisa nggak nyadar?"
Y: "Yah, lu udah lihat gue masuk ke dalam kafe, kenapa nggak kasih kode, sih? Lambaikan tangan, kek!"






Dias tidak sadar, aku sudah berada di hadapan matanya. Aku videokan yang bersangkutan, eh dia malah celingak-celinguk tidak jelas dan main menghubungiku lewat SMS. Lol.






Comments