Makna Sebuah Foto











mamie aku.....







Hari ini tepat tiga tahun Mendiang meninggal. 24 Juli 2015 - 24 Juli 2018. Dan,.....







Foto saat aku ziarah ke sana pada tanggal 24 Desember 2017 (menjelang Christmas Eve).







Selepas beliau pergi, aku menyadari banyak hal. Salah satunya, aku baru sadar, semasa yang bersangkutan hidup, tak ada satu pun di folder handphone aku yang ada foto beliau (Sony Ericsson K6601, Nokia Lumia, Samsung Galaxy Prime, Samsung J5), khususnya yang benar-benar aku ambil sendiri. Selain itu, aku baru sadar juga bahwa selfie itu lebih mudah dilakukan daripada mengambil gambar orang-orang terdekat kita, khususnya yang sangat kita cintai. Sepele, memang. Namun mengambil gambar seseorang ternyata sangat berarti banyak. Itu seperti menunjukan bahwa kita benar-benar dekat secara emosional (atau jiwa) dengan yang bersangkutan. 















Foto Mendiang yang paling atas itu pun, jujur saja, bukan aku yang mengambil. Itu dari handphone beliau, yang semasa beliau hidup, sepertinya beliau membiarkanku menyimpannya lewat sebuah memory card. Mungkin ini yang namanya kepekaan hati seorang ibu, yang sering kusimak dalam cerita-cerita fiksi. 






In Memoriam,
Juriana R. F. Siagian

Comments