Friday, February 19, 2016

Tak Ada yang Aneh dan Istimewa dari Mereka



Dokumentasi pribadi. 








Aku ingat, dulu, Juni 2011, seorang kawan bloger bernama Keven Keppi pernah membubuhkan komentar seperti ini: "I believe it, because I really do have one, hehehe... tapi ini salah satu hal pribadi yang ga akan gua bahas di blog, hehehe..."

Tiga tahun setelahnya, seorang teman SMP bernama Wiko pernah menjawab, "Nggak ah, Man. Itu rahasia antara gue sama Tuhan," saat aku ingin dia menceritakan padaku bagaimana dia berbalik dan jadi ingin semakin mengenal Yesus Kristus.

Sekarang aku sadar mengapa mereka berkata seperti itu. Mungkin ini hanyalah analisisku. Pertama, mungkin benar kata Wiko, hal seperti itu sebaiknya rahasia kita dengan Tuhan. Namun aku tak sepaham. Bukankah Yesus meminta kita untuk menyebarkan firman Allah? Oke, kita beralih ke alasan kedua. Karena itu urusan mereka dengan Tuhan. Mari kita jaga privasi mereka. Mungkin juga mereka ingin terlihat normal dan tak mencolok; semata agar bisa membaur dan diterima.

Alasan kedua: mungkin mereka tak siap untuk menceritakan pengalaman iman mereka. Mereka pun takut dan segan. Bagaimanapun orang-orang dunia pasti akan memandang remeh dan sebelah mata jika kita bilang, "Eh, aku baru dapat pesan Tuhan, loh, dari mimpi atau penglihatan." Kebanyakan manusia menghindari orang-orang yang terus menerus membicarakan soal pengalaman mereka yang sifatnya, maaf, mistis. Horor, kata mereka. Jangankan soal bercerita tentang pengalamannya yang bermimpi lihat bencana di keluarga, untuk mereka yang terus menerus membicarakan Tuhan saja, orang-orang dunia akan menjauh.

ESP. Extra Sensory Perception. Kalian bisa menyebutnya indra keenam. Atau ada yang menyebutnya gift. Dalam bahasa Indonesia, karunia. Agamaku juga menyebutnya karunia.

Tak salah jika ada seseorang memiliki beragam karunia. Tak ada yang aneh--sehingga perlu diistimewakan dalam beberapa istilah--dengan mereka yang seperti itu. Di kitab suci agamaku saja, Tuhan Allah sering menyampaikan sabda-Nya pada beragam jenis orang. Mulai dari saudagar, pedagang, gembala, petani, peternak, hingga bangsawan serta raja pun dipakai Tuhan jadi alat-Nya. Mereka semua--yang aku sebutkan--memiliki karunia untuk mendengar suara tak kasat mata, melihat penglihatan, ditampakkan sosok Allah dan/atau malaikat-malaikatnya, hingga mendapatkan mimpi-mimpi aneh. Musa saja yang temperamental dipakai Tuhan untuk membelah Laut Merah, hanya untuk menenggelamkan armada-armada Firaun.

Sini, kusampaikan satu ayat khusus soal itu. Dari YOEL 2 : 28 yang berbunyi:
"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan." Nah itulah yang terjadi dan mengapa banyak orang seperti itu. Semenjak peristiwa Pentakosta itu, Tuhan Allah selalu mencurahkan roh-Nya ke dalam diri mereka (yang mungkin dipilihnya).

Sebetulnya kalau manusia mau menyadari, Tuhan Allah selalu berbicara pada manusia lewat mimpi, penglihatan (yang orang dunia bilang itu waham, halusinasi, atau ilusi), serta pertanda. Yah, walau harus diuji juga, benar tidak dari Tuhan? Iblis pun juga bisa begitu. Dan, cara untuk mengujinya, buka Alkitab dan lihatlah Tuhan selalu berfirman tak blak-blakan, selalu lewat kode, terkadang sepotong-sepotong, dan lebih sering berbicara ke hati (atau pikiran) manusia. Tuhan Allah juga selalu konsisten dengan yang diucapkannya. A yah A, B yah B.

Yah, memang berbicara soal karunia serta pengalaman tak kasatmata (Aku lebih suka menyebutnya pengalaman iman untuk sekarang ini) itu cukup berisiko di jaman sekarang. Wajar orang-orang tertentu menyembunyikannya. Mungkin mereka ingin terlihat normal dan tak mencolok; semata agar bisa membaur dan diterima. Atau bisa juga tak ingin menyombongkan diri. Atau alasan-alasan lainnya. 

Walau pada dasarnya, tiap orang pasti punya.. apa namanya... ah iya, karunia.

No comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^