Friday, October 9, 2015

Bedanya Nuel, Cowok Baik-Baik dan Cowok Baik


Aku menemukan artikel begini dari akun Line-nya Patrice, yang punya (www.jurnalpatricia.blogspot.com). Seperti biasa, si Nuel memang hobinya mengutak-atik artikel orang lain menjadi sesuatu yang lucu. Jadi komedi (nanggung) begitu. Hahaha. Oke deh, simak yah!







1. Cowok baik-baik itu akan selalu menghormati ceweknya.
Cowok yang ‘baik’ akan berlaku seperti itu ketika memang dia merasa dia butuh untuk bersikap hormat. Baginya, kamu hanya sekadar obyek. Tidak lebih dari itu.
Kalau Nuel, dia mah orangnya plin-plan. Kadang menghormati, kadang bikin kesal. Cowok yang bikin ini, sebaiknya lemparkan saja ke laut. Jadi makanan hiu.

2. Cowok baik-baik tidak akan pernah menjerumuskanmu ke dalam bahaya walaupun ia tahu sebenarnya sesuatu yang ‘bahaya’ itu menyenangkan. Kalau dia benar-benar sayang padamu, dia bakalan benar-benar ngejagain kamu. Bukan dalam tahap super protektif ya, tapi dia bisa mengontrol dirinya ketika memperlakukanmu. Dia akan mengutamakan keselamatanmu dibandingkan kesenangan yang mungkin hanya sementara.
Cowok yang ‘baik’ akan membawamu merasakan kebahagiaan semu dan ternyata berakibat fatal. Beda sama cowok yang menarik tanganmu menuju kegembiraan semu. Wih, kesannya cowok ini macho banget, manly banget, dia tahu gimana caranya bersenang-senang dan dia tahu gimana caranya bikin kamu jadi cewek paling beruntung. Iya, tapi dia lupa bagaimana bertanggung jawab atas keselamatan dan masa depanmu.
Sementara Nuel, jaga diri sendiri saja tidak becus, disuruh jaga anak orang.

3. Cowok baik-baik mampu berpikir dan bersikap dewasa. Cowok yang asli baik-baik pasti berpikir jauh ke depan, berpikir dua bahkan tiga kali sebelum dia melakukan segala sesuatunya yang berhubungan denganmu. Jadi segala tindakan sudah ia perhitungkan risikonya dan yang terpenting, ia siap bertanggung jawab. Cowok baik-baik akan berhati-hati karena dia tahu hidup cuma sekali.
Cowok ‘baik’ yang masih sempit pemikirannya dan hanya memikirkan kesenangan dirinya sendiri. Cowok yang ‘baik’ kesannya lebih rough dan challenging, kamu pasti berpikir dia baik banget mengajakmu untuk berpetualang dengan yang namanya hidup karena dia mengajarkanmu soal YOLO (you only live once). Tidak ada yang salah dengan konsep YOLO, tapi yang harus dipikirkan adalah bagaimana dia menanggapi konsep YOLO itu. Cowok baik tidak banyak berpikir soal risiko dan tanggung jawab. Yang penting baginya adalah menikmati setiap detik dalam hidup tanpa memikirkan risiko.
Nuel itu orangnya ceroboh, walau kadang suka berpikir kelewat jauh dari yang seharusnya dipikirkan.

4. Cowok baik-baik tahu kapan dia harus mengontrol dirinya. Salah satu bukti nyata untuk tahu apakah cowokmu itu cowok baik-baik apa bukan itu bisa dilihat dari caranya mengontrol diri. Mengontrol itu bisa di segala aspek, mulai dari mengontrol perkataannya, mengontrol sikap saat bersama teman-temannya, mengontrol pikirannya, mengontrol perasaannya, mengontrol keuangannya, mengontrol waktunya denganmu, teman-teman serta keluarganya.
Cowok ‘baik’ biasanya lebih mengutamakan instingnya dan kebebasan yang dia miliki. Akhirnya berujung pada penyesalan dalam hidup. Cowok yang sekadar baik dan belum berproses. Dia akan lebih banyak memakai instingnya. “Hal yang aku lakukan sekarang pasti benar karena entah kenapa memang instingku bilang aku pasti sukses di jalan ini.” Terkesan manly banget ya? Iya, tapi kamu sendiri juga yang akan sakit kan, kalau sampai cowokmu menemui penyesalan? Apalagi kalau ternyata penyesalan cowokmu adalah menjalin hubungan denganmu.
Halah, si Nuel nggak bisa diandalkan. Mengatur keuangan saja, masih suka kalang kabut. Ini disuruh mengontrol diri, bisa apa sih dia?

5. Cowok baik-baik itu mampu menjadi gentleman buat semua cewek namun tetap membedakan perilakunya untukmu dan cewek lainnya. Cowok baik-baik itu tidak akan memakai topeng “GUE GENTLEMAN SEJATI” karena dia memang bersikap gentle ke semua cewek. Dia menghargai cewek karena dia paham cewek adalah makhluk ciptaan Tuhan yang didesain khusus untuk melengkapi dirinya. Tapi bukan berarti dia ganjen dan main mata ke semua cewek, tapi dia paham harus berlaku seperti apa untuk cewek-cewek. Tentunya dia juga paham batasan perilakunya ke teman cewek dan pacarnya.
Cowok ‘baik’ yang bersikap gentleman hanya di depanmu saja. Cowok ‘baik’ yang cuma gentle saat ada maunya aja. Ketika PDKT misalnya, wuih, dia baiknya setengah mati, benar-benar gentleman sejati. Tapi saat kamu sudah jadian, hilang semua sikap manis dan sopan yang dulu menghiasi harimu.
Sudah dibilang, jangan mengandalkan Nuel. Cowok yang satu ini payah banget. Gentle nggak, ngeselin iya.

6. Cowok baik-baik itu nggak akan mudah mengucapkan kata “cinta” tapi dia mampu membuktikannya secara langsung tanpa diminta. Cowok yang baik-baik nggak akan mudah ngomong kata “cinta” dan kamu jangan sedih kalau memang dia sulit mengungkapkannya padamu. Tapi kamu harus sadar bahwa hal-hal kecil yang ia lakukan denganmu itu adalah tanda bahwa sebenarnya dia cinta padamu. Sebab dia tahu, cewek itu lemah di kata-kata serta pujian.
Cowok ‘baik’ akan lebih mudah mengobral kata “cinta”, mungkin tanpa paham betapa berharganya arti kata itu buat seorang cewek. Cowok ‘baik’ adalah orang yang mudah banget bilang, “Aku mencintaimu. Aku benar-benar cinta dan kamu adalah satu-satunya dalam hidupku. Aku nggak akan bisa melupakanmu.” Iya, iya. Mungkin si cowok saat itu lagi terbakar semangat cinta, tapi setelah semua yang indah-indah itu lewat, apakah si cowok masih cinta? Kata “cinta” sendiri sudah kehilangan kadar kesuciannya sekarang karena terlalu banyak diumbar. Jadi, jangan sampai termakan omongan cowok yang sekadar ‘baik’ padamu.
Ah, ah, ah, minta pendapatnya Nuel pula. Ngomong masih berlepotan, disuruh bilang cinta. Lupakan cowok yang satu itu.

7. Cowok baik-baik itu akan membaca artikel ini, merefleksikan diri, bersyukur kalau dia sudah berusaha menjadi yang terbaik untuk ceweknya. 
Cowok ‘baik’ bakalan merasa tersinggung dan pengen mengumpat dalam hati serta menganggap artikel ini nggak adil.
Kalau Nuel baca artikel ini, dia akan bilang, "Brengsek! Kok bagian gue nggak enak banget? Hina banget posisi gue. Salah apa gue?"

2 comments:

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^