Monday, April 6, 2015

Dari SINPASA ke BAKMI VERA







Sebetulnya banyak keuntungan tinggal di Tangerang. Selain ada BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO-HATTA (Nggak santai nulisnya!), lumayan dekat ke ibukota tercinta, hingga kotanya yang sekarang ini banyak sekali disumpelin sama mal-mal. Sekarang ini, tiap ada film-film menarik keluar, dengan gampangnya meluncur ke bioskop. Makin banyak mal, makin banyak pula bioskop; pun makin bertebaran segala tempat-tempat yang DEP SEDEP. 

Bicara soal DEP SEDEP, tak ada hubungannya juga dengan mal sih. Sebelum mal-mal yang makin banyak bermunculan, Tangerang memang sudah bisa dibilang gampang menemukan tempat-tempat untuk mengudap segala yang DEP SEDEP. Ada Pasar Lama, china town yang ternama di Tangerang. Selanjutnya, di daerah Karawaci, persis dekat Supermal, ada satu area jajanan yang cocok buat dating spot. Masih ada juga daerah BSD, Vila Melati Mas, dan Alam Sutera. Yang menuju ke Ciledug, juga bisa ditemukan beberapa tempat yang sajian kulinernya DEP SEDEP. Terakhir, Gading Serpong. 

Gading Serpong itu nama sebuah real estate yang lumayan terkenal di Tangerang, selain BSD, Vila Melati Mas, Alam Sutera, Modern Land, Banjar Wijaya, atau Poris. Di kawasan perumahan elit yang sekarang sudah dikuasai oleh developer baru bernama Summarecon dan Paramount itu, ada sebuah tempat yang lumayan bisa direkomendasikan soal kulinernya. Nama tempat itu ialah.....

















...SINPASA. 

Nama tempat itu Pasar Moderen Sinpasa. Sudah lama berdiri sih. Sejak aku masih kelas 12, Sinpasa sudah ada di Gading Serpong. Malah aku tahu tempat ini gara-gara guru Sosiologi, Ibu Marcella Indarwati yang bahenol banget mengajak aku dan teman-teman kelas 12 IPS 2 untuk mengunjungi Sinpasa. Untuk kepentingan penelitian--kunjungan itu. Dan itu sekitar tahun 2006-2007 silam. Sudah lama sekali juga tak merasakan berbaju putih-abu-abu dengan logo Tarakanita di kantong. Kok setelah tak menjadi murid sana lagi, perasaan siswi yang mengenakan rok kotak-kotak merah itu jadi terlihat cantik yah? Seragam sekolah paling indah di antara segala SMA yang ada di Tangerang, baik kotamadya maupun kabupaten. 

#OpoMenehToh
#SakkarepmuMbahPenulis

Back to to the first topic.

Omong-omong, Sinpasa ini cukup lengkap isinya. Ada yang menjual sayur-mayur, daging-dagingan, bumbu masak, kue-kue kering dan basah, tekstil, elektronik, mainan, hingga kantor pos pun ada. Harga-harganya pun lumayan terjangkau. Tak terlalu mahal, tak terlalu murah juga. Yang sedang-sedang saja. 






















Tempat-tempat kuliner di Sinpasa itu juga lumayan banyak. Dan kelebihannya dari Food Temptation yang ada di mal sebelahnya (baca: Summarecon Mal Serpong), harga-harganya masih lumayan terjangkau (terutama oleh segolongan orang macam aku yang masih jauh sekali bermimpi untuk bisa makan di tempat-tempat gedongan). Soal kualitas, tak usah diragukan. Tempatnya juga lumayan bersih kok. Rasanya tak kalah dengan yang ada di Food Temptation. Salah satunya itu tempat makan yang satu ini.











Namanya "Bakmi Vera". Selain berlokasi di los K146-147-149 Pasar Moderen Sinpasa ini, "Bakmi Vera" juga berjualan di samping sekolah BPK Penabur yang tak jauh dari Sinpasa. Pun masih ada ruko Spark C18, yang masih berada di kawasan Gading Serpong. 

"Bakmi Vera" ini tak hanya spesialis bakmi. "Bakmi Vera" juga menjual camilan-camilan DEP SEDEP, mi kangkung, nasi hainam, nasi uduk, bubur ayam, nasi tim ayam, nasi ayam goreng kremes, dan seperti yang tadi kumakan, mi ayam jamur. 







Beuh, rasa mi ayam jamur itu benar-benar deh. Sungguh DEP SEDEP sekali. Harga kaki lima, rasa bintang lima. Bumbunya khas. Terasa sekali rasa olahan jamurnya. Sawiran-sawiran daging ayamnya juga lumayan empuk dan berasa sekali. Harganya itu seporsi Rp 20.000. Mahal? Aku rasa tidak. Seporsinya itu pas sekali di perut. ukuran mi-nya itu besar-besar dan dalam jumlah banyak. Jadi, menurutku, harga sama porsinya itu sebanding. Kalau untuk ukuran kantongku sekarang yah, harga mi ayam jamur-nya itu bisa digolongkan sebagai average. Tak mahal, tak juga murah. Pas di hati pula harga dan rasa. Apalagi sampai sekarang pun, aku masih terbayang-bayang terus rasa mi ayam jamur-nya yang begitu memorable. Tak hanya soal kuah, mi-nya itu juga agak sedikit berasa jamurnya. 











Selain memesan mi ayam jamur, aku juga memesan segelas liang teh medan. Dan, liang teh medan ini rasanya tak seperti liang teh medan-liang teh medan yang pernah kubeli sebelumnya. Rasanya sungguh berbeda sekali. Racikan gula dan tehnya pas sekali di lidah--yang bikin aku jadi kangen untuk balik lagi ke "Bakmi Vera". 

Gara-gara mi ayam jamur dan liang teh medan (dan satu es teh manis) yang total menghabiskan tiga puluh ribu rupiah, aku puas sekali. Kenyang iya, puas juga iya. Tak salah pilih tempat makan memang. Hahaha. 

Total uang yang dikeluarkan:
1. Mi ayam jamur   Rp 20.000
2. Es teh manis       Rp   4.000
3. Liang teh medan Rp   6.000











Kalau kalian sekiranya mampir ke Tangerang, tak ada salahnya main-main ke Gading Serpong. Lalu, belokkan arah menuju pasar Sinpasa yang hanya terus saja dari pintu gerbang Gading Serpong--dan berlokasi persis di sampil Summarecon Mal Serpong. Dari sana, kalian masuk saja. Disarankan masuklah dari pintu masuk yang mana ada kantor posnya. Karena dari situlah, kalian akan dengan mudahnya menemukan "Bakmi Vera" itu. "Bakmi Vera" is totally highly very recommended, apalagi buat kalian yang kemampuan finansialnya belum mampu makan yang seporsinya saja bisa menghabiskan lima puluh ribu rupiah. Rasa DEP SEDEP, kualitas terjaga, harga tak terlalu menguras kantong. 


RASA: 100 / 100
KEBERSIHAN: 85 / 100
HARGA: 90 / 100
LOKASI: 100 / 100






Dengan ini lolos inspeksi dari Profesor Kuliner Nuel,

10 comments:

  1. Sungguh review yang sangat rinci se rinci2 nya...

    Kalau yg punya bakmi nya baca mungkin selanjut nya bg nuel bisa makan gratis disana..

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Pasti di daerah summarecon ya, bu? Soalnya developernya sama kan.

      Delete
  3. Kenapa fotonya pakek flash, Nuel? Memangnya gelap ya di sekitar sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya agak gelap pencahayaan dalam ruangan. Kalau nggak pake flash, gambarnya buram.

      Delete
  4. mantaap.. syedapnyaaa bakmi.. saya mau.. *kemudianmerengekngidam

    salam kenal mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,.... Salam kenal juga.... ^_^

      Btw, kayaknya pernah kemari deh. :p

      Delete
    2. kayaknya sih pernah.. tapi.. tapi.. sudah lama sekali tidak blog walking. ckckck sudah benar benar pasif :D

      Delete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^