Wednesday, July 2, 2014

SECOND GIVE AWAY!!!! Berhadiah novel gratis. =D





"Apa mungkin yah, Bed, kalau kita ini sepasang cempe’ kanefe? Tapi yang menjodohkaan kita bukan orangtua kita masing-masing. Yang menjodohkan kita itu Tuhan, Bed.”
"Wah jadi bisa dibilang, watashitachi wa kamisama no cempe’ kanefe.”
Lima menit berselang, iseng saja kubuka kembali buku harian tersebut. Membuka lagi lembaran lama itu. Dan aku pun terpingkal. Naomi benar. Aku dan dia memang sepasang cempe' kanefe.

Sabtu, 17 Juni 1995Hari ini cuaca cerah, walau agak mendung sih. Hari ini juga saat-saat aku terakhir ketemu Naomi, my guardian angel. Bahkan aku cuma bisa lihat dia sebentar. Dia tak turun dari mobil sedannya yang mewah. Cuma buka jendela sebentar dan bertanya padaku: “Gimana NEM kamu? Bagus nggak?” Jawabku: “Lumayan, aku dapat 37, 62. Masih kalah sih sama kamu yang NEM-nya 38,93.” Katanya lagi: “Kamu sih kebanyakan main.” Aku hanya cengengesan. Ia memukul kepalaku, dan aku hampir menangis sebelum dibentaknya: “Jangan nangis dong! Kamu itu cowok, masak nangis sih?” Aku tersenyum dan berkata, “Nggak, aku nggak nangis kok. Oh iya, kamu kenapa harus pindah ke Jepang?” Ia tertawa. Katanya sih, “Bodoh, kan aku sudah pernah bilang kalau Otoo-san-ku harus kembali ke Jepang, karena pekerjaannya.”
"Tapi aku nggak mau pisah sama kamu. Nanti nggak ada lagi yang lindungin aku dari anak-anak nakal,. Nggak ada lagi yang ngajarin aku karate. Nggak ada lagi teman belajar bareng. Nggak ada lagi teman main sega seasyik kamu.” Iya, diary, aku tahu, aku kelihatan kayak cowok lembek. Nggak heran, Naomi tertawa mendengarnya. “Kamu ini.… Jadi cowok, jangan lembek dong. Berani dikit napa. Kalau diganggu lagi, yah keluarin aja jurus-jurus karate yang pernah kuajarin ke kamu. Dan…” Aku berhasil menahan tangis, eh malah dia menangis. “… Ah sudah yah, Otoo-san dan Okaa-san aku sudah datang tuh. Sampai jumpa lagi, yah, walau aku juga nggak tahu kapan bisa ketemu kamu.” Baru kali ini, kulihat Naomi yang kuat, jadi melankolis seperti ini. ia sampai tak rela tangannya terlepas dari genggamanku, padahal ayah dan ibunya sudah masuk ke dalam mobil. Papa dan Mama pun sudah berada di belakangku.
Tanganku dan tangannya baru terlepas setelah ibunya berkata bahwa mereka harus segera ke bandara. Ia mengucapkan satu kata, sayangnya aku tak mengerti apa yang dibilang. Itu bahasa Jepang, kayaknya. Sebagai balasannya, aku berkata: “Good bye, my friend. Semoga kita bisa ketemu lagi di lain waktu.” Dan sedan itu pun sudah melaju kencang – meninggalkanku yang akhirnya menangis sembari dipeluk sama Mama.  








Nah yang di atas tadi merupakan blurb dari novel terbaru yang akhirnya bisa juga kuterbitkan secara indie. Dan pada hari ini, tanggal 2  Juli 2014, dua buah proofreader-nya sudah dikirimkan padaku. Yang satu, jelas untukku. Untuk dokumentasi-lah. Yang satunya lagi, akan kuhadiahkan buat kalian semua -- para pembaca setia Immanuel's Notes.

Iya, cuma satu. Makanya aku mengadakan give away (Yang kedua nih!) untuk satu orang pemenang yang beruntung. Caranya gampang banget. Begini syarat-syaratnya:

1. Follow dulu blog ini. Bukan pengin tenar, tapi agar kalian lebih mudah mengetahui kapan aku akan mengumumkan pengumumannya.
2. Like fanspage Immanuel's Notes. Alasannya itu sama dengan poin pertama. Hehehe.
3. Syarat berikutnya, terserah mau menuliskannya dimana, mau di blogspot kek, wordpress kek, kompasiana kek, notes Facebook kek, terserah. Yang jelas kalian harus bikin sebuah review dari film-film Asia yang kalian paling sukai. Ingat, aku harus tahu kenapa kalian suka sekali dengan film tersebut. Anyway, sudah tahu kan, yang termasuk negara-negara Asia itu apa saja? Aku nggak mau menjelaskan soalnya. Ha-ha-ha.
4. Selain bikin review, kalian juga diwajibkan membuatkan sesuatu istimewa untuk blog Immanuel's Notes ini. Itu bisa berupa gambar karikatur, komik,kaligrafi, komik foto, foto editan, atau sesuatu yang akan kupamerkan di blog ini juga -- dengan dimasukan ke laman "Special Gifts for me". Nanti ditaruh saja di postingan kalian bikin review itu yah. He-he-he.
4. Haruslah seorang blogger yang berdomisili di Indonesia. Jauh lebih bagus lagi kalau tinggalnya masih berada di kawasan provinsi Jawa Barat atau kawasan Jabodetabek. =D

Sudah deh, begitu saja aturannya. Sederhana, bukan?

Dan kontes ini bermula sejak postingan ini dipublikasikan sampai dengan tanggal 16 Juli 2014, pukul 23:00 WIB.

Kalau kalian sudah bikin, silahkan beritahukan aku di kotak komentar dengan format seperti ini:

Nama:
Domisili:
URL:
Judul Postingan:

Ayo, bikin semenarik mungkin. Pemenangnya cuma satu lho. Dan ini kesempatan kalian untuk tahu lebih lanjut soal gaya bahasaku menulis novel. Cuz, selain novel ini, aku juga akan memiliki novel lainnya yang kapan terbitnya itu masih harus menunggu kabar dari penerbitku (Yang ini penerbit major; bukan indie). He-he-he.Dan novel yang satu itu, isi cerita dan topiknya 100% beda dengan novel yang jadi hadiah giveaway ini.

Oh iya, lupa mengingatkan. Bagi yang menang, memiliki tanggung jawab juga untuk me-review isi novelku -- yang jadi hadiah give away kali ini di blognya atau notes Facebook. Hitung-hitung, bantu aku promosi juga. He-he-he.