Saturday, December 7, 2013

Sebuah Kisah Cinta Dari Sebuah Lubang Intip


Selalu ada alasan untuk segala sesuatunya. Jadi sekiranya jangan mudah untuk menghakimi apapun. Mungkin begitulah yang hendak disampaikan Wakoh Honna, sang komikus "Nozoki Ana".

"Nozoki Ana" itu adalah erotic romance. Jangan berpikiran kotor dulu yah. Walau penuh dengan gambar-gambar erotis yang cukup vulgar, komik ini tergolong ecchi. Kalau jatuhnya hentai, belum pernah baca ada hentai yang punya cerita serumit "Nozoki Ana" (Tapi aku bukan maniak hentai, lho. Serius!). "Nozoki Ana" itu mengajarkan pada kita soal apa itu cinta, persahabatan, saling menjaga kepercayaan, saling pengertian, dan masih banyak pelajaran hidup lainnya. Tambahan informasi, nozoki ana sendiri artinya mengintip lubang, dimana nozoki artinya mengintip.

Intermeso saja. Seringkali komik ecchi - khususnya yang topiknya cinta - itu lebih romance dari komik yang murni romance. Yang genre romance malah terkesan menjual mimpi.

Cerita komiknya itu bermula sejak Tatsuhiko Kido, seorang mahasiswa yang - agak sulit mengatakannya, tapi bisa dibilang - apa adanya. Walau dia hobi menonton AV dan pernah beberapa kali berhubungan badan dengan banyak gadis, Tatsuhiko itu cowok yang apa adanya. Saking apa adanya, dia itu bisa diperdaya oleh seorang gadis yang aneh - yang bernama Emiru Ikuno.








Awalnya Tatsuhiko dan Emiru bertemu itu karena ketidaksengajaan. Semuanya berawal dari kecurigaan Tatsuhiko terhadap sebuah lubang kecil misterius di dinding kamarnya. Ia sempat memberitahukan temannya, tapi temannya itu tak percaya dan berkata ia terlalu paranoid. Walau dibilang itu bukan suatu masalah besar, ia tetap mencurigai lubang itu; setidaknya sampai akhirnya ia mengecek kembali lubang itu dan mendapati seorang gadis tengah bermasturbasi, lalu menatapnya. Karena itulah, ia mendatangi tetangganya yang belum pernah dijumpai semenjak si tetangga datang kali pertama. Ternyata penghuninya adalah seorang gadis. Sebaya dan rupanya sekelas dengannya. Mungkin karena si gadis itu cukup pendiam, keberadaannya tak terlalu menarik perhatian ia dan mahasiswa lainnya.

Baru kali pertama berjumpa, ia sudah diseret ke dalam sebuah perjanjian aneh. Namanya perjanjian saling mengintip - tentunya lewat lubang kecil tersebut. Di hari-hari yang ditentukan, ia diijinkan untuk mengintip ke dalam kamar Emiru; yang mana ia mendapat giliran hari senin, rabu, dan jumat. Di hari minggu, perjanjian mengintipnya tak berlaku. Selain itu, masing-masing dari mereka tidak boleh mencampuri kehidupan pribadi. Saat di luar apartemen murahan itu, harus mengusahakan agar terlihat tidak saling mengenal. Di luar perjanjian itu, Tatsuhiko berharap tak ada seorang pun yang tahu soal perjanjian itu atau hubungan anehnya dengan Emiru.


Berbicara soal Emiru sendiri, pasti banyak yang menduga dia itu gadis nakal dan tak bermoral. Boleh-boleh saja beranggapan seperti itu, tapi tahan dulu. Sebetulnya Emiru itu gadis baik-baik. Meskipun menggemari hal-hal porno, ia masih perawan - hanya suka bermasturbasi. Ia menyukai hal-hal porno juga karena luka masa lalu. Ia terlahir dari keluarga broken-home. Ibunya menikah lagi, sehingga ia menjadi adik dari seorang cowok yang jarak usianya lumayan jauh. Waktu bertemu dengan abangnya - Tomoya Ikuno, ia masih berusia delapan tahun; sementara sang abang berusia lima belas tahun. Seiring berjalannya waktu, Emiru jadi suka sama abangnya; begitu pun dengan Tomoya. Sebetulnya bukan suka juga sih, hanya saja Tomoya mencoba melindungi Emiru dari perlakuan tak menyenangkan sang ibunda. Lalu, lambat laun benih cinta itu mulai bermasalah dan menyebabkan kematian Tomoya. Karena terus disalahkan, Emiru minggat dan tiba di apartemen murahan dimana ia akhirnya bertemu dengan Tatsuhiko. Oh iya, kenapa ia bikin perjanjian seperti itu, yah itu karena dirinya trauma. Sebelum Tomoya meninggal, ia mendapati fakta - sebuah lubang kecil di dinding kamarnya dimana itu terhubung ke kamar abangnya tersebut.

Walau aneh dan terlihat cabul, Emiru itu gadis yang cukup dewasa dan punya sebuah daya tarik yang membuat banyak orang -  terlebih para cowok - untuk mengenalnya lebih jauh. Dibilang dewasa, yah dia memang dewasa. Terbukti meski cukup tahu soal hal-hal erotis, ia bukan perempuan murahan. Ia masih perawan. Ada satu adegan yang menarik terkait kedewasaannya tersebut. Waktu seorang lelaki yang jatuh cinta, datang ke apartemennya, ia sengaja menggoda si cowok untuk menjamah-jamah tubuhnya. Itu dilakukannya karena berhubungan dengan perjanjian mengintipnya dengan Tatsuhiko. Si cowok itu bebas meraba-raba, namun ada pengecualian: tak ada ciuman atau memasukan alat kelamin. Nah pas di adegan itu, sempat berpikir mungkin si Emiru memang suka sama si Tatsuhiko. Ia ingin melakukan kedua hal spesial tersebut dengan Tatsuhiko.

Yah, sebelum mereka bertemu langsung, Emiru sudah mengamati Tatsuhiko. Cewek itu terkesan dengan sikap Tatsuhiko yang luar biasa baik dan apa adanya - padahal gemar hal-hal berbau erotis. Emiru tahu perasaan itu; tapi seperti kebanyakan cewek, ia malu-malu - tak berani maju duluan. Ia lebih suka menunjukan perasaannya secara tersembunyi. Lewat perbuatan, ia coba tunjukan perasaannya pada Tatsuhiko yang sanggup membuatnya melupakan rasa cinta terlarangnya pada Tomoya. Tak terhitung, sudah berapa kali ia menolong Tatsuhiko. Emiru juga nyaris selalu hadir di saat Tatsuhiko perlu seseorang. Selain itu, Emiru itu tipe orang yang bisa dipercaya, walau punya kemampuan untuk memanipulasi orang. Pula ia orang yang susah ditebak.

Kita kembali ke Tatsuhiko Kido, sang tokoh utama prianya. Awalnya cowok yang masih bisa menjaga kewarasannya walau menyukai hal-hal berbau erotis itu membenci Emiru. Ia mengumpati gadis itu sebagai gadis aneh, seorang voyeur, dan yang terparah - sebagai orang-orangan sawah. Ia benci terhadap kelakuan Emiru yang menurutnya abnormal. Namun perlahan, ia mulai menyukai gadis itu. Mulanya suka itu karena sering terbayangkan wajah Emiru selama berhubungan badan dengan beberapa orang gadis. Itu benih cintanya - yang makin tumbuh subur setelah adanya insiden, dimana pacarnya, Yuri Kotobiki berselingkuh dan mengkhianati dirinya. Ia tahu insiden itu karena Emiru dan si cewek itulah yang menghibur hatinya saat sedang depresi. Semakin suka lagi setelah ia semakin mengenal Emiru dan alasan mengapa gadis itu suka dengan kegiatan mengintip.

Namun di kala ia sudah menyatakan perasaannya - begitupun dengan Emiru, gadis itu malah menjauh darinya. Emiru pergi meninggalkannya. Itu terjadi setelah kunjungan mereka ke makam Tomoya dan saat hendak ke upacara wisuda. Sumpah, cukup dramatis (dan epik) akhir ceritanya tersebut.

Akhir kata, komik ecchi yang cukup romantis ini sepertinya memang layak  mendapatkan nilai 100. Walau banyak fan service, jujur saja, segala fan service itu masih berhubungan dengan alur dan tak berlebihan. Alurnya cukup tak mudah ditebak, terlebih penokohannya yang cukup membingungkan. Agak susah menerka karakter tokoh-tokohnya, terlebih tokoh Tatsuhiko dan Emiru. Itu juga yang membuat komik ini terasa nyata, karena penokohannya itu ditampilkan secara implisit.Terakhir, ceritanya itu cukup bikin kita jadi harus berpikir. Berani jamin, tak jarang kita pasti akan membolak-balik halaman sebelumnya untuk lebih mengerti situasinya.

Oh iya, karena banyaknya gambar-gambar erotis dan ceritanya lumayan berat, komik ini hanya cocok dibaca oleh kalian yang berusia tujuh belas tahun ke atas. Atau setidaknya yang cukup dewasa secara mental.

Link untuk membacanya: Nozoki Ana (Link ini juga asal muasal gambar-gambar yang ada). Kalau error, coba googling saja. Hehehe. (^0^)V

Beberapa quote favorit:

 - "The reason why i was sad: it's because i didn't know anyone's true self and nobody knew my true self either." - Emiru

- "A gentle lie will hurt nobody." - Emiru