Tuesday, October 18, 2011

REVIEW: Ramuan Drama Cinta


Kategori: Novel
Genre: Fiksi
Pengarang: Clara Ng

Wah, saya beruntung sekali bisa menang novel ini dari kontesnya mbak Fanny. Palagi novelnya ini memang kelanjutannya dari Jampi-Jampi Varaiya yang juga hadiah karna menang give awaynya dia. Hihihi... Sekali lagi, mbak, makasih banget loh.

Oke, cukup basa-basinya.

Novel ini memang kelanjutannya dari Jampi-Jampi Varaiya. Cuma yang ini memang agak frontal ceritanya. Ada  kisah seorang pria paruh baya yang jatuh cinta sama gadis usia 20-an, atau kisah seorang adik yang jatuh cinta sama kakaknya (lesbi, red). Tapi itu rupanya karna pengaruh ramuan sihir yang namanya Ramuan Drama Cinta.

Awalnya ramuan itu dibuat oleh Aqua untuk disemprotkan ke mukanya Xander, pria pujaan hatinya itu. Namun karna ada insiden mati lampu, ramuan tersebut malah mengenai ayahnya Oryza, Pak Samudra. Alhasil, jadilah Pak Samudra jatuh cinta sama Aqua. Gilanya lagi, Aqua malah tak keberatan jadian sama Pak Samudra yang notabene ayah musuh bebuyutannya itu. Hahaha... It prove to me, love is blind and really crazy. :D

Selain Pak Samudra yang kena, kakaknya Oryza yang bernama Zea juga kena. Kakaknya jadi jatuh cinta sama kakaknya Aqua, Gus. Karna ramuan itu juga, Zea jadi mengakhiri ikrarnya untuk tidak menikah.

Begitu pun dengan Solanum, adiknya Oryza yang gara-gara menghirup aroma ramuannya yang terjatuh ke lantai, ia malah jatuh cinta sama Oryza. Untung cuma ngirup. Soalnya kalau lebih dari sekedar ngirup, ia bisa-bisa jadi lesbian beneran dan gak nyadar apa yang terjadi.

Tapi ramuan itu punya efek positifnya juga. Pak Samudra yang hidupnya hampa dan terus mengalami gangguan psikologis karna ditinggal mati istrinya jadi bersemangat. Itu yang seharusnya patut disyukuri sama Oryza.

Pada akhirnya, nanti Zea dan Solanum bakalan sembuh karna disuntikan ramuan penawarnya di dalam sebuah gedung pernikahan. Tapi ayahnya tidak. Karna Xander salah membidiknya. Di akhir kisahnya pula, akan ada adegan seru dan lucu yang bikin kalian gak bakalan berhenti membacanya.:D

Kesimpulan akhirnya, novel ini jauh lebih menarik dari seri sebelumnya. Tidak menyesal saya mendapatkan novel ini dari mbak Fanny. Hahaha.... Puas bacanya! :D