Sunday, July 10, 2011

[Tulisan jaman SMA] Pacaran



Tulisan berikut adalah tulisan gw waktu jaman kelas 3 SMA. Tulisan gw buat pada tanggal 22 Januari 2007, saat kelas Bimbingan Konseling yang diajarkan oleh almarhumah Bu Endah.  Dan tulisan ini merupakan salah satu kegiatan (session) dalam pelajaran BK.

Gw ketik tulisan ini tanpa ada editan, kecuali hanya untuk memperbaiki yang ga jelas dan typo.Ya udah deh dinikmati aja tulisan gw dari jaman ababil dulu. Hehehe...!!! :D


PACARAN

    Pacaran adalah proses seseorang untuk mengenali lawan jenisnya sehingga satu sama lain saling mengenal pribadi masing-masing orang. Umumnya pacaran dilakukan sebagai masa persiapan ke jenjang pernikahan. Sehingga orang akan lebih siap untuk menikah.
   Sebetulnya saya kurang setuju dengan yang namanya pacaran di sekolah. Karena sekolah merupakan tempat untuk belajar. Murid seharusnya lebih fokus ke studinya. Dengan pacaran, konsentrasi seorang murid pasti terbelah. Itu sudah tidak dapat dipungkiri. Tapi itu semua berada pada pribadi murid itu. Kalau berpacaran itu tidak mengganggu studinya, itu tudak menjadi soal. Tapi prestasi murid yang berpacaran dengan yang tidak pasti berbeda jauh. Karenanya konsentrasi mereka yang mudah terbelah. Dan kalau  sampai tingkat serius, jelas akan membahayakan murid yang itu sendiri. Apabila kalau sampai  pada tindakan asusila. Dampaknya mereka dapat dikeluarkan sekolah, karena hamil di luar nikah. Dan kalau mereka berpacaran, hendaknya jangan dilakukan di sekolah. Karena tidaklah etis bila banyak orang berpacaran di sekolah. Sekolah jadi tidak terlihat sebagai sekolah. Sekolah itu mungkin akan mendapat cap yang tidak enak dari orang luar. Sekolah yang baik adalah sekolah dimana pihak-pihak intra sekolah dapat mengontrol empat hal, yaitu pacaran, merokok, tawuran, dan narkoba. Keempat hal itu jelas dapat memperburuk citra sekolah tersebut. Walaupun hanya sebatas jalan bareng, tapi ini jelas akan berlanjut pada seks di luar nikah. Karena ada tekanan dari luar, seperti teman atau media lain.
  Tapi bukan hanya dampak negatif saja yang saya sebutkan. Dampak positifnya juga ada. Orang dapat curhat ke pasangannya. Sehingga beban yang berada di pundaknya dapat hilang.


Gimana? tulisan gw jaman SMA bagus ato jelek?! Kerenan mana sama yang sekarang?