Saturday, November 6, 2010

Nasionalisme dari bawah


1.Bagi yang suka membeli produk-produk impor, mulailah kurangi. Kalau ada produk lokal yang lebih bagus, kenapa juga harus lirik produk impor. Asal kalian tahu, di luar negeri, produk indonesia banyak digemari orang.Bahkan produk-produk terkenal yg buat juga orang indonesia.

2.Dalam dunia medis. Kurangilah obat-obatan impor. Banyak ramuan-ramuan tradisional yang terbukti lebih ampuh. Kurangi juga berobat ke luar negeri, apabila penyakit yang diderita masih bisa diobati di Indonesia.Biasakanlah percaya pada tenaga-tenaga medis di Indonesia walau sering mengecewakan kita. Selain itu, pengobatan alternatif mungkin bisa jadi solusi.

3.Bagi penggemar film-film atau musik-musik atau buku-buku ( terutama novel) dari luar, cobailah untuk menyukai karya-karya anak bangsa. Banyak karya-karya mereka yang lebih bagus dari karya-karya luar negeri. Kalau semuanya suka karya-karya dari luar negeri, percuma saja mereka memproduksi lagu, film, ataupun novel. Cobalah belajar untuk menyukainya.Pantas saja kalau band D'massive menjiplak karya2 dari luar. Wong kita sendiri saja lebih suka lagu-lagu dari luar.

4.Tumbuhkan minat kalian terhadap budaya-budaya dari daerah-daerah yang di Indonesia.Jangan sampai kasus angklung dan barongan terulang lagi. Budaya-budaya tersebut kalianlah yang harus jaga. Tak lupa pula, untuk jangan malu menggunakan bahasa daerah.

5. Ini yang paling penting. Kurangilah penggunaan bahasa asing. Kita ini kan punya bahasa indonesia yang tidak kalah pentingnya dari bahasa tersebut. Asal kalian tahu, bahasa Indonesia itu banyak dipelajari oleh orang asing. Kalau ada padanannya dalam bahasa indonesia, buat apa sok-sok menggunakan bahasa asing. Berhentilah pula menyebutkan pailet (pilot), jeket (jaket), polis (polisi), ataupun Ji-Ar (jelas-kelas merupakan singkatan dari Gladi Resik dan inipun bukan bahasa inggris).

6. Bagi yang suka bepergian ke luar negeri, kurangilah. Cobalah berlibur di Indonesia. Banyak kok tempat-tempat wisata di Indonesia yang bagus-bagus. Seperti Bunaken contohnya. Atau Bali. Kan lumayan bisa tambah2in GNP Indonesia.

7.Jangan juga nungguin hasil dari pemerintah. Karna pemerintah kita pun kerjaan dan masalahnya udah banyak. Contohnya masalah macet dan banjir. Yah kitanya juga mikir kali jalan keluarnya. Seperti ngurangin penggunaan kendaraan pribadi di jalan, tidak buang sampah di sembarang tempat, nanam 1000 pohon, ataupun cara-cara lainnya. Jangan jadi anggotanya NATO (No Action, Talk Only).

Sebetulnya masih banyak cara lainnya untuk menunjukan nasionalisme kita kepada negara Indonesia ini. Mungkin kalian yang membaca bisa memikirkannya lebih banyak. Lebih banyak dari yang saya sebutkan. Asalkan untuk negara Indonesia ini, lakukanlah. Tunjukan dan jangan pernah malu menunjukan saya cinta Indonesia, walau negara ini sering mengecewakan anda.

Nasionalisme juga tidak harus dengan mengubah nama menjadi khas indonesia, hapal lagu-lagu daerah maupun wajib, hapal pancasila, ataupun hapal mati sejarah indonesia. Banyak cara untuk menunjukkan nasionalisme kita. Mari tunjukan nasionalisme anda!!!

TUNJUKAN KALAU KITA, PARA PEMUDA-PEMUDI MAMPU MENUNJUKAN NASIONALISME DAN PATRIOTISME KITA KEPADA INDONESIA!!!




Postingan ini diikutkan dalam lomba soempah pemoeda 2.0 yang diselenggarakan oleh XL. Klik gambar atau kunjungi www.soempahpemoeda.org untuk melihat lombanya.