Saturday, May 29, 2010

Kritik terhadap AGAMA

1. Kenapa agama seolah menjadi penghalang bagi seseorang untuk menikah dengan seseorang dari agama lain? Kalaupun menikah, ia pastinya harus pindah agama. Apakah tidak bisa dalam satu keluarga hidup dua agama berbeda? Aku punya tetangga yang suami-isterinya berbeda agama, namun fine-fine saja koq. Untuk yang ini aku berbeda pendapat dengan guru agamaku, ibu Agustine. Ia berkata seharusnya dalam satu keluarga stu agama. Karena ibarat kapal, tidak mungkin ada dua nakhoda. Menurutku, ITU BULLSHIT.

2. Kenapa berpindah agama itu sepertinya dosa besar? Yah contohnya lihat saja yang terjadi. Seseorang keluar dari suatu agama dibilang pengkhianatlah, murtadlah. Sedangkan di agama barunya dipuja-puja, bahkan sampai dikatakan jiwa-jiwa baru terselamatkan (kristen) atau istilahnya islam, MUALAF. Seolah-olah agama lah penentu kualitas hidup yang baik dari manusia.

3. Kenapa ada juga sekelompok oknum tertentu dari agama yang berusaha mencari titik lemah dari agama lain hanya untuk mengagungkan agamanya sendiri. Me-HIPERBOLIS-kan agamanya. Menurutku ini seolah menunjukan bahwa agama itu picik dan memandang rendah agama lain. Apakah THE CREATOR menghendaki manusia ciptaannya saling memandang curiga, skeptis, mencibir, dan memandang sebelah mata sesamanya yang berbeda agama?

4.Banyak praktek-praktek, ritual-ritual, dan other stuffs dari agama yang menurutku tidak penting, dan hanya menjadi rutinitas saja kelihatannya yang entah kenapa masih jalankan sekarang ini seperti perjamuan kudus, puasa,semedi, bakar dupa, dll, dsb. Entah kenapa orang mengadakan perjamuan kudus dan merayakan jumat agung kalau memang Yesus Kristus telah bangkit dan naik surga? apa hanya jadi tradisi saja? Begitu pun juga dengan kewajiban puasa dan semedi. Apa iya THE CREATOR menyuruh manusia menyiksa dirinya sendiri. Perasaan, IA maha baik, bahkan di saat manusia jatuh ke dalam dosa, IA tidak pernah meninggalkan kita. Selain itu kenapa pula ada biksu, pastor, dan biarawan-biarawati. Apa iya THE CREATOR menyarankan manusia menjadi perjaka tua? Kalau semuanya tidak menikah, yah bumi ini lambat laun bisa kosong dong! Belum lagi istilah dalam agama Buddha yang menganggap cinta adalah suatu dosa.

5. Kenapa ada beberapa agama yang saling bertentangan, bahkan cenderung menjelekkan agama-agama tandingannya tersebut? Contohnya seperti Kristen, Islam, dan Yahudi. Ketiga agama ini saling bertentangan dan menganggap agama mereka lah yang paling benar. Aku saja bingung mana yang paling benar. Aku sendiri cenderung tidak percaya agama, tetapi aku lebih percaya kalau JESUS CHRIST is MY SAVIOR. Yesus lah yang menyelamatkan, kristen hanyalah fasilitator bagiku untuk mengenalNYA.