#MbakyuStory Nining, Bobo, dan Sandiwara Pacaran

 













"Hu-uh! Salah sendiri, sih. Cowoknya udah nongol, malah disia-siain!"

Pagi ini Mpus dengar Mbakyu mendumel lagi. Lagi-lagi, ada teman Mbakyu yang mencurahkan isi hati ke Mbakyu tentang masalah hidupnya yang menurut Mpus, suka aneh-aneh. Lagipula, teman-teman Mbakyu suka absurd. Hanya Mbakyu yang tidak absurd.

Jadi, ceritanya begini, teman Mbakyu ini--yang kita sebut saja Nining, lagi melakoni sandiwara orang pacaran dengan salah satu saudara jauhnya (yang berasal dari garis ibunya). Nining berharap sandiwara ini akan selesai jika laki-laki misterius itu menampakkan jati dirinya yang sesungguhnya, lalu mengajak Nining menikah. Si Nining berlagak menjadi Sailor Moon yang tengah menunggu Tuxedo Bertopeng kesayangannya. Singkat ceritanya begitu. 

Luar biasanya lagi, ini bukan sandiwara biasa. Aji gile, sampai bayar banyak wartawan agar Nining dan saudaranya ini benar-benar terlihat seperti sepasang muda-mudi yang tengah berpacaran. Hampir seratus juta, sih, katanya, Nining dan Bobo keluar uang. Dikawal pihak-pihak berwenang juga. Idih alah, lebih baik uangnya didonasikan untuk memelihara kucing-kucing yang terlantar, deh. Demi cinta (yang absurd dan tak jelas jentrungannya), orang rela berbuat sesuatu yang di luar akal sehat, yah. Ini namanya bucin (baca: budak cinta) atau melebihi bucin?

Kadang Mpus berpikir, bagaimana perasaan si laki-laki yang mau dipaksa keluar itu, padahal belum saatnya. Mungkin si laki-laki itu cemburu berat. Bagaimana tidak cemburu berat, akting Nining dan Bobo sungguh patut dianugerahi Piala Oscar. Bravo. Nining sampai berjoget-joget mesra di dada Bobo, yang mana tangan Bobo jahil meremas-remas rambut panjang Nining. Atau, tangan Bobo iseng bermain di belakang punggung Nining. Hayo, tangan Bobo tidak menyentuh area terlarang Nining, kan. Nanti didatangi laki-laki misterius itu, lalu dibogem, apa mau? Hihi.

Jangan suka bermain api, jika belum siap memadamkannya.  Lebih mudah menjinakkan air daripada api. Api tidak mudah dipadamkan, loh. 

Cinta, oh cinta. Cinta membuat siapapun kehilangan akal sehat. Sama seperti Nuel Lubis yang pernah nge-bucin parah beberapa tahun yang lalu. Buntutnya Nuel Lubis ditinggal saat lagi sayang-sayangnya, yang katanya itu disebutnya ghosting. Putus sebelum jadian juga, katanya. Sabar, yah, Nuel Lubis. Jodoh tidak akan ke mana-mana. Jodoh itu seperti rejeki. Jika itu memang ditakdirkan untuk kamu, Nuel, mau dengan cara apapun direnggut dari kamu, pasti akan kembali kepada kamu dengan cara yang tidak disangka-sangka. Konon, Tuhan bekerja dengan cara yang sangat misterius, khususnya perihal jodoh dan takdir tersebut. Semangat, Nuel!

Nuel Lubis: "Loh, Mpus, kok malah bahas aku? Ini #MbakyuStory bukannya #NuelLubisStory ?"

Hehe, maaf deh. Keceplosan. Itu pertanda Mpus sangat mempedulikan kamu, Nuel. Ayo, kejar jodohmu hingga negeri Cina, yang harus bucin dulu (baca: butuh Cina). Jodohmu tengah melambai-lambaikan tangannya melulu, tuh. Dijemput, kali. Jangan dipandangi melulu foto-fotonya sembari dicium-cium.

Nuel Lubis: "Aku jemput ke mana? Aku harus ke Harapan Indah, lalu salto di sana? Atau, harus mampir ke Kelapa Gading sambil main debus di sana?"

Lebay, ah, meong,.....















Terakhir, Mpus penasaran dengan para penyuka selangkangan. Apa serunya lihat bokep cowok begitu? Heran deh, kenapa Bobo hobi masturbasi dengan bahan material gay porn. Gay, kah? Di dunia perkucingan, yang seperti itu pasti dikucilkan hingga akhir hidupnya.

Eh, Mpus mendadak teringat dengan Bang Coki Pardede yang tertangkap tangan tengah colay sambil memasukkan barang haram ke anusnya. Hihihi.

Chuaks!

Eh, sudah tahu tentang "Proposal Sri Mulyani"? Yang sok mengaku sultan, waspadalah, waspadalah, chuaks!














Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~