#MbakyuStory Yuk, Temani Mbakyu Bingung!

 












Mbakyu lagi bingung sekarang. Ada-ada saja kelakuan Mbakyu. Terlalu banyak mengurusi hidup orang menurut Mpus. Tak heran kepala Mbakyu suka pusing tujuh keliling. 

Tadi Mbakyu habis baca berita di salah satu akun. Mbakyu nyengir sih, tapi juga bingung. Bagaimana tidak bingung, yang ada di artikelnya cukup membingungkan dirinya. Masa ada tiga orang begal coba merampok penjaga gardu tol, eh mereka bingung kenapa nggak ada duit di gardunya. Kasihan mereka. Bahkan untuk merampok pun perlu kecerdasan. Kecerdasan tidak membuat seseorang menjadi orang baik. Kecerdasan juga tidak berbanding lurus dengan kebaikan hati. Aku lebih baik jadi orang tolol daripada jadi orang jahat. Begitulah menurut filosofi dadakan Mpus. 

Eh, kenapa malah kata-kata Mpus? Ini kan cerita tentang Mbakyu. Harusnya filosofinya Mbakyu. Untuk Mbakyu sendiri, dia mau ketawa tapi takut dosa. Kasihan si begal. Sudah merampok itu perbuatan yang menyakiti hati Tuhan, si begal malah nggak menggunakan otak yang sudah diberikan Tuhan. Entah bagaimana nasib mereka di neraka nanti. 

Mulai paham kan, kenapa Mpus sangat memuja Mbakyu. Mbakyu sangat luar biasa cerdas. Mbakyu nggak cuma cantik, tapi juga cerdas. Mbakyu aku sangat berotak encer. Mbakyu sangat bijak. Ah, beruntung banget cowok yang berhasil mendapatkan Mbakyu. Semoga saja MR X memang cowok beruntung itu, dan cowok paling tepat juga untuk Mbakyu. 

Mpus juga mau cerita tentang laki-laki sabun itu. Mau tahu kan namanya siapa. Bambang namanya. Mbakyu sering bilang kayak begini, "Nggak gitu juga, Bambang..." Iya, Mpus suka dengar kayak begitu. Berarti namanya si laki-laki sabun itu Bambang. 

Kemarin-kemarin si Bambang diomeli Mbakyu. Entah bagaimana ceritanya sabun berlubang itu jatuh dari dalam ranselnya. Mpus bingung kenapa si Bambang bawa sabun berlubang di dalam ranselnya. Mbakyu sampai bingung dan berseru, "Lu ngapain bawa-bawa sabun begini, Coy?" 

(Nah, loh. Namanya Bambang atau Coy?)

Si Bambang cuma cengengesan. Dia bilang, "Nggak sengaja kebawa."

Obrolan pun beralih ke persoalan sabun berlubang. Si Bambang diceramahi Mbakyu agar nggak... apa sih istilahnya? Mpus ragu untuk menyebutnya langsung. Kayaknya itu bukan kata-kata pantas. Jangan kayak si Bambang juga, yah. 

Melihat kelakuan si Bambang, Mpus jadi berpikir dunia manusia sungguh memiliki banyak cerita. Kayak toko serba ada. Mulai dari tukang ojek hingga konglomerat. Kayaknya juga, semuanya itu sudah memiliki bagiannya masing-masing. Sekali diusik, langsung gelut-gelutan. Susah juga yah jadi manusia. Mending jadi kucing, yang bisa dipeluk-peluk dan dielus-elus Mbakyu. Mbakyu is the best














Silahkan klik "Mbakyu Story" untuk mengetahui seluruh cerita antara Mpus dan Mbakyu. Penasaran rupa Mbakyu seperti apa? Stay tuned!







Comments

Place Your Ads Here