[ANOTHER FICTION] Gabriel dan Mikha Bertukar Puisi








Genre: Romance














Suara Mikha untuk Gabriel
Abi.....
Maaf jika aku tak sesuai dengan ekspektasi
Maaf jika aku tak memenuhi harapan
Maaf jika aku aneh
Maaf jika aku bukan pacar idaman
Katakan kepada Mama kamu juga
maaf jika aku bukan menantu idaman

Abi.....
Tahukah kamu?
Mengapa kamu memilih diriku ini?
Setiap cerita tentang kita
aku tak pernah lupa
Bagaimana bisa lupa
semuanya terlalu mudah untuk diingat

Sepatu roda
Conello
Cafe Olala
Derek mobil
Hingga, film Herbie itu
Itulah kenangan-kenangan
antara kamu dan aku
Belum lupakah kamu?
Kuharap tidak

Abi.....
Kenapa kamu pilih aku?
Saat di Bali itu,
aku tak bisa meramalkannya
meramalkan akan seperti itu
Kamu sontak memelukku erat
Kata-kata mutiara itu keluar dari mulut kamu

Abi.....
Dari antara semua gadis,
mengapa kamu harus pilih aku?
Apa istimewanya aku?
Aku mohon,
jangan bandingkan aku dengan gadis lainnya
Aku adalah aku
Aku bisa saja kalah cantik
Aku bisa saja kalah cerdas
Aku bisa saja kalah dari segi fisik
Mungkin aku bisa saja aneh
Kumohon,
cintaiku apa adanya

Abi.....
Kuharap kamu tidak terburu-buru
Menjadi kekasih kamu saja sudah berat
Apalagi jika aku harus menjadi istri kamu
Aku belum pandai mengatur hidup
Aku memiliki banyak ketidaksempurnaan
Masa-masa pacaran ini juga sangat berat
Ini jauh berbeda dari ide pacaran di kepalaku versi kanak-kanak
Realita sungguh berbeda dari ekspektasi

Abi.....
Jangan marah
Ini fakta
Kamu sesungguhnya tekanan buat aku
Apa cinta seberat ini?
Apa cinta harus memberikan tekanan sedahsyat ini?
Bukankah cinta itu indah?

Abi.....
Bukan aku ingin putus
Bukan aku ingin pisah
Bukan aku benci kamu
Justru karena aku sayang sekali
Aku mencintaimu sepenuh hatiku

Abi.....
Apa benar aku yang terbaik untuk kamu?










Suara Gabriel untuk Mikha
Mikha.....
Aku tak mencari gadis yang cantik sekali
Aku tak mencari gadis yang amat cerdas
Aku tak mencari kesempurnaan dalam seorang gadis
Yang kucari,
kamulah yang kucari

Mikha.....
Jangan tanyakan aku mengapa
Sebab aku tak dapat menjawab
Kamu terlalu indah
Kamu terlalu sempurna
Kesempurnaan itu kamu

Mikha.....
Aku pun tak pernah lupa
Bagiku, itu bukan sesuatu untuk dilupakan
Kamu memori paling indah
Kamu melodi paling indah
Kamulah keindahan dunia untuk aku

Mikha.....
Mengapa kamu berpikir seperti itu?
Santai saja, Sayang!
Aku tahu pernikahan memang berat
Aku pun masih ingin menikmati masa-masa pacaran ini
Kamu berlebihan, Sayang!

Mikha.....
Aku tahu cinta itu berat
Namun, cinta juga bisa ringan
Ringan-beratnya itu terserah kita
Santai saja, Sayang!

Mikha.....
Kejadian di Bali itu
aku sungguh tak tahu mengapa seperti itu
Sekonyong-konyong aku bergerak cepat
Sebab aku tak mau kehilangan kamu
Kamu itu tulang rusuk aku yang hilang
Kalau kamu tiada,
apalah arti hidup aku
Sia-sia tanpa kamu

Mikha.....
Aku tak mencari kesempurnaan
Sebab, kesempurnaan itu kamu
Kamu sudah menjadi pilihan terbaik
Percayalah padaku, Sayang!


PS:
Cerita ini hanyalah fiksi belaka yang tak ada kaitannya dengan tempat, kejadian, atau tokoh apapun. Walaupun demikian, beberapa hal tertentu dari cerita ini mengacu ke pengalaman aku sendiri. Kedua puisi ini sedikit terinspirasi dari AKB48 - Eien Pressure. 



Comments