Ada Sumbernya di Kehidupan Nuel Lubis












 1. Ai Shin'Yuu
Ini terinspirasi dari pengalaman saat kuliah dulu (sekitar tahun 2007-2010) Saat itu, aku pergi-pulang dengan bus. Ongkos masih murah. Masih di bawah sepuluh ribu rupiah. Lalu, selama perjalanan, aku suka mengobrol dengan orang yang duduk di dekat aku. Mau itu laki-laki, perempuan, perawan ting-ting, janda muda, om-om, aki-aki, aku ajak ngobrol. Kadang lawan bicaraku yang mengajak bicara dulu. Aku sudah mau tidur, eh karena hal sepele, jadi terlibat obrolan panjang. Ngantuk pun hilang. Huhuhu.






Salah satu halaman dalam "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh".


 2. Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh
Bagian saat Mikha, Gabriel, Diana, dan Arini mengobrol di foodcourt Supermall Karawaci itu sesungguhnya terinpirasi dari kejadian di tanggal 10 Januari 2013. Walau ada banyak juga momen seperti itu, sih. Itu saat aku hang-out bareng teman-teman kuliah. Ngobrol ngalor ngidul tak jelas. Menggosipkan si X, si Y, lalu cekikikan tak jelas pula. Yah, tapi sih, kejadian saat di Solaria Sky Dining, Plaza Semanggi saat bersama Alvin dan Diana, itulah sumber inspirasi utamanya. Oh iya, terimakasih banyak untuk Alvin Boris David Harding yang mau membeli buku "Hoki Rame-Rame". Terimakasih juga untuk Marco Kumar dan Mark Vincent Sindhunata yang sudah membeli e-book aku. Kalian luar biasa!





 3. Kamisama no Cempe Kanefe
Itu terinspirasi dari pengalaman sebelum kuliah dulu. Curahan hati colongan, ceritanya. Bagian Boaz yang tak ikut acara live-in itu terinspirasi dari pengalamanku yang suka tidak ikut beberapa kegiatan sekolah dengan alasan malas (walau alasan utamanya: malu 😶 ). Lalu, bagian Obed yang dilarang kuliah perfilman, itu terinspirasi dari kejadian serupa yang aku alami. Dulu, Mendiang Mami melarangku dengan alasan serupa. Padahal, aku mau menuntut ilmu, bukan cari teman (huh!). Terakhir, bagian kepergok minum-minum, itu aku ambil dari pengalaman beberapa teman SMP yang kepergok minum 'topi miring' di sekolah.




 


 4. Amoreureka
Itu terinspirasi dari obrolan aku dengan beberapa perempuan di 2015 kemarin. Saat itu, aku kan bingung, antara sesama perempuan yang diobrolkan apa saja. Lalu, aku iseng bertanya ke beberapa orang. And, then, well, itulah hasilnya. Aku sudah mendapatkan gambaran. Terjadilah dialog antara Sakura dan Tabitha. Di situ, aku sungguh total sekali berusaha menjadi Sakura atau Tabitha. Sampai-sampai, itu terbawa ke keseharianku. Haha.





5. Cualacino
Itu terinspirasi dari pengalamanku bertengkar dengan Dion di 2014. Aku bertengkar karena hal sepele. Aku bahkan mengumpat-umpat Dion, yang dibalas Dion dengan sindiran 'kayak bocah aja lu". Haha. Lalu, entah kenapa aku terpikirkan untuk menjadikannya sebagai salah satu dialog dalam "Cualacino". Terakhir, bagian 'jackpot', 'clubbing', 'vodka', 'johnny walker', serta 'red label', aku--ehem--terinspirasi dari beberapa teman kuliah. Haha. Itu nama-nama minuman alkohol yang sering kudengar dari mereka. Bahkan satu-dua dari itu, aku sudah pernah mencicipi.




PS: 
Itu baru sebagian, sisanya masih banyak. Makanya beli, dong, novel-novelku. Tak kenal, maka tak sayang.  Selain yang nomor dua, kalian bisa pesan ke raditeenspublisher@gmail.com yak!









Comments