Steffy Priscilla Yusmira







Yusmira alias Steffy.










Yusmira di sini terinspirasi dari salah seorang teman SD. Nama lengkapnya Steffy Priscilla Yusmira. Aku ambil nama belakangnya: Yusmira. Kebetulan, seingatku, Steffy itu pernah menceritakan padaku bahwa Yusmira itu kependekan dari nama ayah dan ibu kandungnya, yang aku tak bisa ceritakan lebih lanjut dengan alasan privasi. Tapi, dulu, selain nama ayahnya selain dijadikan bahan olok-olok teman sekelas, Steffy juga suka di-bully karena..... 

.....apa ya, bilangnya? Aku agak susah menyebutnya. Dibilang bau rambutnya, nyatanya tidak juga. Mungkin tepatnya, bau pheromone Steffy yang menjadikannya bahan olok-olok aku dan lainnya. Haha. Jahat, yah, aku, semasa kecil dulu?!

Oh iya, pheromone itu bau yang menjadi ciri khas tiap manusia. Konon, antara manusia satu dan manusia lainnya itu memiliki pheromone yang berbeda (yang mana hanya orang-orang tertentu yang bisa menciumnya). Nah, mungkin, sialnya, pheromone Steffy ini yang terburuk di kelas dahulu. Aku tak jarang mendengar Steffy ditanyai oleh beberapa teman. Salah satunya: "Stef, lu sampoan pake apa, sih? Bau banget, dah! Pake sabun colek, yah?!"

Haha. 

Anyway, Steffy yang dulu biasa saja, telah menjelma menjadi perempuan dewasa yang lumayan cantik menurutku. Itulah yang kutangkap dari yang terakhir aku berjumpa dengannya. 

Well, pesan dari YUSMIRA SANG PEMBAWA CHAOS: kecantikan itu tidak ada yang abadi. Jika kamu merasa kamu buruk rupa, mungkin di waktu yang tepat, tempat yang tepat, dan bersama orang yang tepat, kecantikanmu akan terpancar. 

Jujur saja, sejak nge-blog kali pertama di 2009, aku sadar betul, aku seperti ingin menyampaikan sesuatu yang positif ke khalayak ramai. Walaupun seringkali banyak yang suka gagal menangkap, yang tak sedikit memandang negatif. Huh! 😬







Comments