[BEFORE-AFTER] Geto Katanya








(Atas) Tampilan GETO KATANYA di 2015. (Bawah) Tampilan GETO KATANYA di 2019.









Jadi, GETO KATANYA merupakan sebuah blog yang mana awalnya terbentuknya di luar keinginan aku. Itu bermula saat ada seorang perempuan yang beberapa kali menghubungi aku (yang sekitar bulan Desember 2014). Dia mengajakku kerjasama. Dia lalu langsung menyodorkan diri tentang niatnya membangun sebuah blog yang meraup banyak pengunjung lewat topik-topik tertentu (saat itu, kami sepakat untuk membahas film dan/atau kuliner).

"Kayaknya asyik juga," Begitulah pikirku. Surelnya--Melisa yang buat. Lalu, blog-nya--aku yang ciptakan. Singkat cerita, GETO KATANYA akhirnya terlahir. Awal-awal, sama seperti IMMANUEL'S NOTES, GETO KATANYA sering dilihat hingga ratusan kali untuk tiap post-nya. Meskipun tampilannya masih berantakan. Sebab, tak ayal, para pendiri awal (salah satunya, aku) masih bingung mau diapakan GETO KATANYA ini. GETO KATANYA masih labil sekali, terutama dalam hal lay-out. Aku sempat pusing dalam hal mengutak-atik tampilan GETO KATANYA agar lebih eye-catchy. Sempat aku mau menyerah saja, hingga Melisa pun mulai bersabda. Begini kata Melisa (yang masih kuingat samar-samar): 

"Jangan nyerah, Nuel! Kalo ngadepin suatu permasalahan gitu, lu harus selidikin dulu permasalahannya ampe ke akarnya. Dari situ, solusinya pasti ada."

Well, akhirnya GETO KATANYA mau berusia yang keempat. Kali ini, dengan mengandalkan kekuatan finansial, tampilannya lebih segar dan eye-catchy. Aku sampai harus beli domain juga biar terkesan profesional. Lalu, sepertinya memang nyawa GETO KATANYA itu di seputar kuliner dan product-review, kali, yah? Aku merasakan bahwa GETO KATANYA justru lebih menggigit di dua topik tersebut. Aku pun lebih sangat merasa nyaman saat menulis yang berbau kuliner atau product-review. Walau, nanti, sesekali review film atau drama televisi lagi. 

Sekarang ini, aku tengah menggodok ulang konsep GETO KATANYA. Mungkin ke depannya GETO KATANYA yang sekarang (dan nanti) akan berbeda dengan GETO KATANYA di awal kelahirannya. 

Terakhir, jangan lupa mampir ke GETO KATANYA, ya. Tak hanya aku yang menjadi admin-nya, namun juga beberapa teman dekatku. 







Comments