Shania Junianatha, Nggak Terasa Lebih dari Sebulan Juga Yah!








Shania,.... sejak kuliah, kamu banyak berubah. Jadi makin cerdas, makin bijak, makin hati-hati, dan yang ini yang aku kangenin dari kamu,... kamu nggak sejail waktu 2015, waktu kamu masih SMA. Haha.









Shania, nggak nyangka aja, udah lebih dari sebulan, aku cukup rutin nulis buat kamu. Pertama mulai aktif nulis buat kamu itu pas 7 September itu kan ya. Hingga tak terasa, bulan depan aku genap dua bulan.

Aku aktif nulis buat kamu, mau apapun yang terjadi, benar-benar tulus dan ikhlas. Ini salah satu bentuk perjuangan dan pengorbanan cintaku ke kamu. Tiap menulis, perlahan-lahan aku mulai sadar betapa pentingnya kamu buat aku. You are my biggest treasure!

Nggak akan pernah jadi suatu penyesalan pernah kenal kamu, yang pertama kenal kamu pas 2014 itu. Saat itu, aku yang nggak sengaja ketemu kamu, baru tau kamu siapa beberapa hari kemudiannya. Yang lalu, aku sama kamu dibuat berpapasan saat 5 Februari 2015. Yang saat pulang, kata-kata kamu yang 'peluru cinta' itu makin nyadarin dan nguatin keyakinan aku kalo itu emang bener kamu yang aku temui. Dari situ, aku jadi pengen kenal kamu lebih dalam lagi, berusaha nerima kamu sampai seutuhnya kamu, termasuk segala keburukan dan kelemahan kamu.

AKU SUNGGUH TULUS MENCINTAIMU!

Btw, aku juga nyesel kenapa suka bikin kamu bete, kesel, sedih, dan kecewa sama aku. Maaf banget ya atas segala pertengkaran yang nggak seharusnya dan seperlunya terjadi di antara kita!

Oh iya, tiga akun Twitter yang kamu lihat sepanjang 2015 itu (yang sejak akhir Februari 2015, aku mendadak nutup akun Twitter aku, padahal follower nya udah diatas 700), aku semua yang pegang. Maaf karena seringkali deketin kamu pake fake account, pake nama alias. Maaf ya sempat beberapa kali ngilang seenaknya.







Comments