Bule Bukan Bule

















Well, dari "Detective Conan" episode 503, mendadak aku jadi teringat dengan beberapa temanku. Aku punya beberapa teman yang seperti Tobey Keynes, yang bertampang bule, namun tak bisa berbahasa Inggris. Agak-agak mirip. Tak 100% mirip. 

OK, CHECK IT OUT!

Contoh pertama, salah satu sahabat yang cukup dekat dengan aku. Namanya Alvin Boris David. Dari penampilan luar, tak terlihat dirinya ini ternyata bule. Kalau bukan dia sendiri yang mengaku, aku tak tahu jika ayahnya Alvin ini ternyata bule bermarga Harding. Bahasa Inggris Alvin memang cukup lumayan. Namun secara tampang, dia lebih mirip orang Asia, atau khususnya lagi, orang Indonesia. Oh iya, Alvin ini peranakan Australia-Batak (kalau aku tak salah ya). 

Contoh kedua, teman seangkatan dulu di FH Atmajaya. Namanya sangat Jawa: Raditya Mandradipta. Tapi wajahnya sangat bule. Beberapa anggota keluarganya juga sangat bule. Well, dia ada darah bule atau tidak, aku kurang tahu pasti. Aku kurang begitu dekat.

Contoh ketiga, bernama Yosa. Wajahnya sangat bule. Bahasa Inggris-nya sangat lancar. Bisa bahasa Perancis. Secara nama (Yehosaphat Boaz), juga sangat meyakinkan bahwa dirinya bule. Tapi, saat aku beberapa kali mengobrol dengan dirinya, aku begitu syok sekali. Ternyata Yosa ini Batak. Masalahnya dia ada darah bule atau tidak, tak tahu aku.

Then, I have a lot of samples. Yang kalau aku sebutkan, pastinya panjang sekali ini tulisannya. Satu hal yang pasti, hanya Alvin (dari tiga contoh di atas) yang bisa ketahuan ada bulenya, padahal Alvin saja tidak begitu mirip dengan bule. Lucunya lagi, Mandra dan Yosa yang begitu mirip dengan bule, malah belum begitu jelas apakah memang ada darah bule.

Lucu yah? Tak hanya saat menonton "Detective Conan" tersebut, tapi juga saat menyaksikan beberapa 'bule' tersebut. Wajah bule, tapi tidak bisa bahasa Inggris. Wajah Asia, namun ternyata ayahnya bule. Wajah bule, tapi namanya Jawa sekali. Dan, blablabla kelucuan lainnya. 

Aku sendiri termasuk ke dalam yang lucu tersebut. Saat aku kecil, lupa usia berapa, aku pernah berpenampilan bule. Rambutku sempat pirang. Maaf, tak ada bukti foto, saat itu tak ada kamera juga. Tapi aku memang tak berbohong sama sekali. Dulu, semasa masih hidup, Mendiang pernah berceletuk seperti ini: "Ini dulu rambutnya pirang. Tapi sekarang jadi hitam gini. Mungkin karena sekarang sudah cukup gizi." Itu saat aku masih SMA. Kata-kata Mendiang itulah yang membawaku ke sebuah memori di mana aku pernah berambut pirang, bermata hijau, dan bermata sipit. Aneh sekali, ya, penampilanku saat itu? Tak heran, dulu aku sempat di-bully karena penampilanku saat  itu.







Comments