Thursday, October 26, 2017

SERIAL CINTA & MISTERI: Exorcism







Genre: Misteri, Romance







Bagian pertama: Bloody Rose
Bagian kedua: Makhluk-Makhluk Banua Toru
Bagian ketiga: Tuhan Berencana, Manusia Berencana Pula
Bagian keempat: Bayangan Sosok Masa Depan
Bagian kelima: Serangan & Gangguan
Bagian keenam: Black Star
Bagian ketujuh: Ketika Roh-ku Bermain-main
Bagian kedelapan: Santet & Jampi-Jampi
Bagian kesembilan: 
Hunter
Bagian kesepuluh: Mimpi & Penglihatan
Bagian kesebelas: Porsea
Bagian kedua belas: Rekayasa Dunia, Realita Buatan
Bagian ketiga belas: Fasik (1)
Bagian keempat belas: Fasik (2)
Bagian kelima belas: Pengalihan Isu
Bagian keenam belas: Van Weiderveld (1)
Bagian ketujuh belas: Efek Samping
Bagian kedelapan belas: Van Weiderveld (2)
Bagian kesembilan belas: Manipulasi (1)
Bagian kedua puluh: Manipulasi (2)

Bagian kedua puluh satu: Manipulasi (3)
Bagian kedua puluh dua: Serangan Mimpi Buruk
Bagian kedua puluh tiga: Van Weiderveld (3)
Bagian kedua puluh empat: Van Weiderveld (4)

Bagian kedua puluh lima: Trik Jaman Baheula
Bagian kedua puluh enam: Napas Allah
Bagian kedua puluh tujuh: Tuduhan & Penyesatan
Bagian kedua puluh delapan: Permainan Alam Lain (1)
Bagian kedua puluh sembilan: Permainan Alam Lain (2)
Bagian ketiga puluh: Permainan Alam Lain (3)
Bagian ketiga puluh satu: Permainan Alam Lain (4)
Bagian ketiga puluh dua: Para Pengganggu Alam Semesta
Bagian ketiga puluh tiga: Half-Blood (Berdarah Campuran)
Bagian ketiga puluh empat: Campur Tangan Allah
Bagian ketiga puluh lima: Van Weiderveld (5)
Bagian ketiga puluh tujuh: Novena & Rosario
Bagian ketiga puluh delapan: Ilusi Optik

Seperti Sudah Diatur Allah







** Cerita ini pun terinspirasi dan aku dedikasikan untukmu, Shania **





Salah satu benda asing yang suka keluar dari tubuh gue. Mirip kayak kawat pengikat headset/handsfree ponsel.

















Gara-gara itulah, aku sadar bahwa ternyata mengundurkan diri juga bukan perkara mudah. Tetap saja teror terus berlanjut. Sudah beberapa hari ini, rumahku kedatangan banyak tamu tak diundang. Ada-ada saja ulah orang-orang RedemIllumination untuk mengawasi gerak-gerikku. Dari mana aku tahu itu dari mereka? Oh,  ya Tuhan, aku tahu kali. Aku sudah lama di sana. Sudah hampir delapan tahun sejak magang kali pertama. Tak hanya dari mereka, ada juga beberapa orang mencurigakan yang lalu lalang di depan rumahku. Terlebih ada beberapa anak kecil yang dipandu oleh pemuda kurus dan berambut cepak menyebalkan yang duduk di selokan air yang ada di rumah seberang rumahku. Gelagatnya sih tengah mencari ikan. Tapi setelah aku sadar itu bukan. Beberapa hari kemudian Sylvie menghubungiku bahwa mereka tak sedang mencari ikan; yang ada mereka sedang mengirimi rumahku 'sesuatu'. 'Sesuatu' itu apa? Buat kalian yang terbiasa dengan dunia perklenikan pasti tahu. Apalagi saat kuperiksa, memang benar. Di dalam selokan itu terdapat banyak ikan aneh yang belum pernah kulihat. Bahkan ada kaki seribu dan kecoa yang kuamati tengah bergerak masuk menuju rumahku. 

(Baca: SERIAL GGKT: Keadilan Tuhan Sedang Bekerja)

*****

Setelah menunjukan bayangan akan masa depan ke Maruap, sosok bersayap itu lalu menceritakan kisah masa depan lainnya. Kali ini datang dari tanah Eropa. 

(Baca: Kisah Nyata Emily Rose)

"Di daratan Bavaria, hiduplah seorang gadis bernama Anneliese Michel. Anne lahir dari sebuah penganut Katolik Roma yang taat dan Anne dididik secara ketat. Karena itulah, Anne sering berdoa untuk menghapuskan dosa-dosanya saat dia pernah mengalami kecanduan akan narkoba. Hingga akhirnya pada tahun 1968, saat masih SMA, Anne mengalami kejang-kejang. Beberapa temannya berpendapat bahwa Anne mungkin menderita epilepsi. Saat itu, seorang ahli saraf dari klinik psikiatri Wurzburg mendiagnosa Anne menderita Epilepsi Gran Mal. Nyatanya itu analisa yang keliru. Bagaimanapun setelah kejadian itu, Anne sering berhalusinasi ketika berdoa. Dia mengaku kerap mendengar suara yang mengatakan bahwa dirinya telah dikutuk."

Maruap begitu amat memperhatikan segala cerita sosok bersayap itu dengan amat penuh perhatian.

"Lalu pada tahun 1973, Anne mengalami depresi berat dan berniat untuk bunuh diri. Perilakunya menjadi semakin aneh. Mulai dari dirinya pernah merobek pakaiannya sendiri, makan batu bara dan laba-laba di lantai, bahkan meminum air kencingnya sendiri. Terkadang, ia menjerit histeris secara tiba-tiba, lalu menyalak seperti seekor anjing. Barulah, dua tahun kemudian, orang tuanya yakin bahwa putrinya telah dirasuki oleh roh halus. Mereka lalu mencoba cara lain untuk menyembuhkan Anne, selain dari cara medis. Sebab cara-cara medis malah semakin memperparah kondisi Anne, baik secara raga maupun jiwa. Kedua orangtuanya merasa bahwa Anne akhir-akhir ini sudah bukan seperti seorang manusia lagi. Anne sudah lebih menyerupai zombie. Sorot mata Anne juga terkadang terlihat mengerikan. Seperti mata setan, begitu kata salah seorang kenalan mereka."

"Karena itulah, lewat beberapa informasi yang masuk, kedua orangtua Anne disarankan untuk melakukan ritual pengusiran setan. Awalnya tidak lewat proses eksorsisme. Kedua orangtua Anne lebih memilih untuk mempercayai seorang dukun lokal. Oh, mulanya ide pengusiran setan karena seorang wanita tua saat Anne dan keluarganya tengah berziarah rohani.  Wanita tua itu menyadari keanehan pada diri Anne. Terlebih ketika Anne berulangkali menghindar ketika melewati lukisan Yesus. Melihat salib pun, Anne sempat kedapatan berteriak. Anne juga menolak ketika diberi air suci dari sumber mata air. Wanita tua itu mulai merasakan aura yang berbeda ketika berada di dekat Anne."

Sosok bersayap itu lalu beringsut menuju Maruap. Dirangkullah pundak Maruap seperti tengah memberi semangat. Dipegang pundaknya oleh sosok maha suci itu, entah mengapa membuat Maruap seperti ada beberapa yang terlepas dari raganya. Beberapa itulah kuasa-kuasa jahat yang selama ini membelenggunya. 

"Lalu, dimulailah upaya pengusiran setan bagi Anne.  Dukun dari kota terdekat memeriksa Anne, namun menolak untuk melakukan pengusiran setan dengan alasan yang menurut kedua orangtua Anne tak logis, dibuat-buat, dan tak berhati nurani. Bahkan ibunya mulai merasa bahwa dukun itu menyembunyikan sesuatu. Oleh kenalan dari ayah Anne, Anne dirujuk ke seorang uskup. Banyak yang bilang, uskup ini sangat mahir dalam melakukan eksorsisme. Mereka lalu membawa Anne ke hadapan uskup yang bernama Joseph Stangl. Lalu uskup ini  menugaskan dua orang pastur, yaitu Arnold Renz dan Ernst Alt. Keduanya ditugaskan oleh sang uskup untuk melakukan ritual pengusiran besar terhadap Anneliese Michel. Ritual eksorsisme yang dilakukan kedua pendeta ini berdasarkan pada 'Rituale Romanum' sesuai dengan hukum kanon yang berlaku pada abad ke-17."

"Pastur Arnold Renz adalah mantan misionaris di China, sedangkan Pastur Ernst adalah seorang Pendeta biasa di tempat asalnya. Mereka berdualah yang melakukan ritual pengusiran roh jahat terhadap Anneliese Michel selama 10 bulan, yang terdiri dari 67 sesi--dan tentunya harus dilakukan secara amat rahasia serta di tempat-tempat yang amat tertutup. Sebab, konon proses eksorsisme--walau maksudnya sangat mulia--amat tidak manusiawi. Seringkali meminta pengorbanan agar si korban bisa lepas sepenuhnya dari pengaruh roh-roh jahat. Entah itu si korban bisa kehilangan penglihatan, kehilangan pendengaran, maupun yang paling tragis, kehilangan anggota tubuh. Masih ingat dengan kisah Yesus mengusir roh-roh jahat dari tubuh orang dari Gerasa tersebut?"

Maruap mengangguk. "Iya, aku masih ingat."

"Begitulah, Maruap," ujar sosok bersayap tersebut dengan sedikit senyum di wajahnya. "sebab seringkali manusia bisa menahan banyak roh jahat dalam tubuhnya. Hingga kelak itu semua akan berbalik menyerang orang tersebut. Berbeda dari binatang--seperti babi--yang karena tak kuat menahan rasa sakit, babi-babi itu memilih terjun ke jurang."

Kemudian, sosok bersayap itu melanjutkan kisah dari Jerman itu lagi. "Setiap minggu, kadang dilakukan satu atau dua sesi ritual. Beberapa sesi bahkan berlangsung hingga empat jam. Menurut pengakuan satu media yang bisa dipercaya, Anne juga mulai melihat sesosok setan pada setiap orang yang dilihatnya saat ia mulai mengalami gejala-gejala aneh. Mungkin itulah yang menjelaskan mengapa Anne sering histeris secara tiba-tiba. Bahkan kedua pastur tadi yakin bahwa sejak mereka melakukan ritual pengusiran, roh yang merasuki Anne semakin memperparah kondisi fisik dan jiwa Anne. Anne sendiri juga mengatakan kepada dua pastur itu, ada beberapa roh yang kini merasuki dirinya. Dia menyebutkan nama-nama seperti Yudas Iskariot, Adolf Hitler, Nero, Kain, Fleischmann, dan yang paling kuat, tentu saja, Lucifer. Malah sisi jahat dari diri Anne juga ikut serta merasukinya."

Maruap sangat merinding sekonyong-konyong mendengar kisah tersebut. Namun pemuda Batak itu malah jadi semakin antusias. 

"Para pastur ini bahkan kerap berhadapan dengan roh Lucifer yang menolak untuk keluar dari tubuh Anne. Mereka mengatakan bahwa roh ini adalah roh yang paling sulit untuk dihadapi. Hingga, setelah  menjalani 67 sesi ritual pengusiran roh jahat selama sepuluh bulan, Anne jadi mengalami sejumlah kerusakan pada bagian tubuhnya. Ligamen di lututnya telah pecah, kakinya juga mengalami kelumpuhan, sehingga pada saat-saat tertentu, orang tua Anne terpaksa harus membantunya.  Sampai akhirnya, pada tanggal 1 Juli 1976, Anneliese Michel dinyatakan telah meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan hanya demi terbebas sepenuhnya dari kuasa roh-roh jahat. Ada gosip yang mengatakan bahwa ada sekelompok oknum yang meminta agar upaya pengusiran setan itu dihentikan, karena sangat mengganggu masyarakat di wilayah tersebut."

"Persis seperti yang aku alami," aku Maruap spontan. 

"Menurut otopsi pula, Anne meninggal akibat dehidrasi parah dan kekurangan gizi. Sebelum kematiannya, Anne selalu menolak untuk makan. Dia percaya bahwa dengan makan,  itu akan mempercepat kematiannya. Dan, dengan cara berpuasa, itu satu-satunya cara untuk mengusir roh-roh jahat yang tengah merasukinya. Tentunya, hal ini membuat kedua orang tuanya sangat sedih. Malah sebelum kematiannya itu, Anne sempat mengutarakan kata-kata terakhirnya. Itu seperti memohon pengampunan yang absolut dari Allah agar jangan dimasukan ke dalam api neraka. Bahkan, Anne begitu sangat ketakutan dalam menghadapi kematiannya sendiri. Berulangkali Anne nyatakan kepada ibunya, yang menurut gosip, sebelum Anne lahir, ibunya melahirkan seorang anak hasil hubungan gelapnya (Anak itu bernama Martha), dirinya sangat takut. Lalu saat Anne masih kecil, ibunya mendorongnya untuk melakukan penebusan dosa atas dosa yang dilakukan  dahulu. Para pastur itu kemudian yakin bahwa itulah sebab utama Anne dirasuki oleh roh-roh itu. ” 

"Mengertikah kamu, Maruap, mengapa aku menceritakan kisah tersebut kepada kamu?" tanya sosok bersayap itu di akhir ceritanya. 

Maruap menggeleng. 

"Itu buat kamu juga, yang masih terus menerus diikat oleh banyak kuasa kegelapan. Lebih baik kamu sendirilah yang datang kepada Allah untuk mohon dibebaskan. Rutinlah kamu berdoa minta dibebaskan dari kuasa-kuasa jahat tersebut. Walau itu masuk dalam eksorsisme skala ringan, pasti kamu akan tetap mengalami segala kesakitan yang telah dialami Anne tersebut. Segala ritual pengusiran setan itu maksudnya sangat mulia, meskipun harus selalu ada pengorbanan. Bukan Allah yang menginginkan itu terjadi. Roh-roh jahat dan setan-setan yang tak ingin seseorang jadi lebih dekat kepada Allah, itulah yang menyebabkan segalanya harus terjadi. Sesungguhnya Iblis sangat benci terhadap orang-orang yang ibadahnya kepada Allah itu tulus, ikhlas, dan murni."













Bersambung.....