Friday, January 20, 2017

Templar & Vampire Empire








Ksatria Templar baru muncul kali pertama pada jaman Crusades, yaitu sekitar abad 12. Mereka itu ksatria utusan Vatican (awalnya) untuk melindungi para peziarah dari dan ke Yerusalem. Lalu pada abad 14, mereka mulai ditolak oleh gereja. Sebabnya karena mereka telah melakukan bidah. Konon, ada yang bilang para Templar ini aktif melakukan kegiatan sihir dan okultisme. Sejak saat itulah, Templar dan para pengikutnya mulai diburu, dianiaya, dibakar, hingga dibunuh. Puncaknya, Oktober 1307, pada era Medieval (baca: abad pertengahan), pada hari jumat tanggal 13, pembantaian massal pada para Templar terjadi. Pengadilan Inkuisisi Gereja melakukan pembantaian besar-besaran. Padahal hampir selama dua abad, para Templar ini sangat dihormati selayaknya Holy Grail dan Ark of the Covenant. Oh, tak hanya Templar, namun pembantaian juga dilakukan kepada para pelaku bidah dan penyihir.

Jaman itu memang Eropa sangat kental akan yang namanya sihir, okultisme, paganisme, dan segala sesuatu berbau takhayul. Itulah jaman di mana sihir dipraktekan secara blak-blakan di muka bumi ini. Bahkan sihir bisa bersinergi dengan ilmu pengetahuan. Salah satunya, alkimia. Alkimia adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mencampurkan unsur sihir di dalamnya.

Simbol Ordo Dragon.
Namun tak semua Templar itu terbunuh. Masih ada yang tersisa. Lewat Grand Master Jacques de Molay, mereka melarikan diri dengan segala harta mereka. Sampai sekarang, tak ada yang pernah mengetahui keberadaan mereka. Segalanya tersembunyi dalam tirai bernama mitos.

Simbol Ordo Ouroboros.
Simbol Inggris, yaitu St. George Cross, ada yang bilang bahwa itu salah satu simbol Templar. Para Templar, seperti halnya para Freemason dan Iluminati, seringkali menyembunyikan tanda-tanda keberadaan mereka dalam bentuk simbol-simbol tertentu. Itu semata dilakukan untuk menghindarkan diri dari eksekusi.  Juga, ada yang bilang juga bahwa sebagian pengikutnya melarikan diri ke Eropa Timur. Mereka bersekutu dengan beberapa sekte sesat yang melawan Vatican. Salah satunya, Kerajaan Vampir. Yah, Vampir pernah ada di muka bumi ini. Mereka berasal dari Eropa Timur. Salah satunya, di Rumania.

Salah satu penampakan Kastil Doran.
Templar itu memiliki banyak ordo, layaknya Gereja Katolik Roma. Salah satunya, Ordo Dragon yang mulai ada sejak abad 15 (sekitar tahun 1408), yang bertujuan untuk mengusir Kekaisaran Ottoman dari tanah Eropa. Selain itu, masih ada pula Ordo Kivarra. Ini salah satu ordo Templar yang paling kejam. Ordo Kivarra piawai melakukan sihir dan okultisme. Kivarra ini juga haus darah. Para Kivarra ini juga didaulat sebagai pembunuh berdarah dingin, yang hampir mirip dengan Assasin. Konon, Kivarra ini berkaitan erat dengan vampire templar di Luxemburg. Kastil Doran yang terletak di perbatasan Perancis-Spanyol merupakan kediaman para Kivarra. 


Mungkin beginilah penampakan kastil vampir (sumber: Kamen Rider Kiva).


Vampire Empire
Vlad Dracula.
Vlad Dracula dilantik ke dalam salah satu ordo Templar karena peranan ayahnya, Vlad II Dracul. Sudah bukan rahasia umum memang bahwa Templar ini sangat berkaitan erat dengan Kerajaan Vampir. Bicara soal Vlad, pada usia ketiga belas, dia sudah sanggup menyelesaikan latihan militernya. Vlad sangat piawai dalam hal tata bahasa, Logika, Latin, Astrologi, Filsafat, dan Matematika. Vlad juga jago berburu, berenang, memanah, maupun berkuda. Keahlian berperangnya sangat luar biasa. Dia bisa berbahasa Italia dan Perancis. Ada yang bilang, Vlad ini mungkin berdarah Jerman-Hungaria, meskipun dia ini asli Rumania. Tak heran dia bisa berbahasa Jerman dan Hungaria. Dia juga bisa membaca tulisan Cyrillic dan Slavonic.

Tak hanya pada Vlad, ke semua anak-anak kerajaan, mereka diajari sekumpulan ilmu pengetahuan. Salah satunya soal Teori Hak Ilahi dan Politik Raison d'etat. Itulah kenapa para penghuni Kerajaan Vampir--juga para Templar--dikenal sebagai kaum cendekia Eropa. 

Sayangnya, Vlad dan adiknya, Radu dijual ayahnya sendiri ke Kesultanan Ottoman, hanya agar Ottoman tidak menginvansi Kerajaan Vampir. Di sana, mereka berdua disiksa dan dicabuli. Tapi mereka berdua juga diberikan banyak pengetahuan oleh Kekaisaran Ottoman. Salah satunya, mempelajari hukum Islam dan bahasa Persia serta Turki. Walaupun demikian, tetap saja mereka berdua hidup dalam perbudakan. Di usia remaja, Vlad berhasil melarikan diri. Kemudian Vlad memerintah Wallachia dan Transylvania. Di kedua daerah itulah, Vlad memperkenalkan keadilan absolut yang tanpa pandang bulu, entah kalian itu baik, buruk, maupun abu-abu. Jika kalian melakukan kejahatan, hukuma mati sudah menunggu. Itu salah satunya. Dan, masih banyak cara yang dilakukan Vlad agar memaksa warganya patuh pada hukum. Mungkin itulah sebabnya masyarakat Wallachia dan Transylvania sangat merespeki Vlad.

Vlad juga telah membawa kejayaan, yang salah satunya di bidang ekonomi. Dia berhasil menjalankan program industri. Kesuksesan besarnya ialah dalam hal pengusiran Kesultanan Ottoman dari tanah Eropa. Ada rumor yang mengatakan bahwa Dracula memiliki harta yang sangat banyak. Kerajaan Hungaria sampai iri, sebab gosip mengatakan bahwa Dracula mendapatkan bantuan uang dari 
Paus (meskipun Dracula itu Ortodox). Sehingga banyak cara yang dilancarkan untuk menjatuhkan Dracula. Pada akhirnya, Dracula berhasil dijatuhi hukuman rumah selama 12 tahun.

Hingga sekarang, sejarah tak pernah mengetahui soal bagaimana kelanjutan hidup dari Dracula. Ada yang bilang, Dracula mati dalam perang, walau jenazahnya tak pernah ditemukan. Para arkeolog malah menemukan tulang-tulang binatang di makamnya. Para sejarawan  lalu sepakat bahwa antara Desember 1476 dan Januari 1477, adalah saat di mana Dracula mati dalam perang. Namun tetap saja, lokasi dan waktu kematian Dracula masih berselubungkan misteri. Konon, Dracula masih hidup hingga sekarang ini, yang bersamaan dengan keberadaan dari para pengikut Templar (yang bisa jadi menyaru menjadi orang-orang yang tak pernah kita duga sebelumnya).