Thursday, December 10, 2015

Blogsphere Sekarang yang Terasa Berbeda



Postingan ini mungkin bakal menyakiti hati yang membacanya!





Ah, mendadak aku teringat 3-4 tahun lalu. Saat itu, saat blogsphere masih terlihat menarik buat dijelajahi oleh aku. Bukan bermaksud meremehkan dunia blog yang sekarang. Hanya saja, aku merasa sendirian saja. Melihat bloger-bloger yang eksis di blogsphere sekarang ini, itulah penyebabnya. Baru-baru semua. Oke, aku tak bermaksud menganggap mereka semua hijau. Hanya saja, aku baru mendengar nama bloger itu, nama bloger ini. Mereka semua itu tak ada saat 3-4 tahun silam. Aku merasa terasingkan. 

Kini, mau main ke blog Mas Gaphe, Gaphe Bercerita sudah lama kosong, tak bertuan. Mau main ke ke tempatnya Adi Chimenk atau Raja Maradona, aih yang punya sudah berbeda. Mereka berdua sudah menikah. Begitu pun saat main-main ke rumah Huda Tula, si DJ Ferdinand, +Inggit Inggit SemutPatricia, Itik Bali, RedBike, hingga Kimi yang pernah beberapa kali terlibat friksi dengan si cewek misterius itu. Memang sih, masih ada Adittya Regas, Aul Howler, Feby Andriawan, Keven Keppi, +alethea yoris, +Jiah Al Jafara, +Lidya Fitrian, Svkrawan Madi, hingga TK, yang puji Tuhan masih tercium napasnya di blogsphere



Nuel: "Bloger itu siapa? Baru yah, baru dengar namanya, hehehe."



Mungkin sejak tahun 2014 lalu, aku merasa asing dengan para penghuni blogsphere sekarang. Belum familier dengan si +Beby Rischka, +Haris Firmansyah yang hobi menulis yang ngondek-ngondek, +Hadi Kurniawan, +i Jeverson, Tomi Azami, +Deva Fredeva , Mbak +Gustyanita Pratiwi, hingga +Wida Zee yang dikenal sebagai bloger tukang jualan (Maaf ye!).  Omong-omong, sekarang banyak juga yah, bloger-bloger tukang jualan begitu. Yang pas dibuka blognya, ternyata lapak. He-he-he. 

Jangankan soal orang-orangnya, soal atmosfernya pun sama. Dibilang jauh, tidak juga, namun memang terasa berbeda dengan atmosfer blog saat 2011 silam. Yang sekarang ini, maaf, kurang gereget. Mungkin sama-sama menjaga sesuatu yang vital di dunia blog: silaturahmi lewat blogwalking. Yang membedakan itu suasananya. Kalau waktu itu, blogsphere itu lumayan dipikuki oleh yang namanya game award-award-an, kontes blog atau give away, saling balas postingan, acara-acara kopi darat (padahal ada yang baru sekali-dua kali main ke blog seseorang, sudah minta kopi darat), hingga konflik-konflik yang tercipta gara-gara satu buah tulisan. Untuk yang sekarang, entah aku yang memang kurang menjamah dunia blog ini, atau memang beberapa yang aku bilang itu sudah sirna entah ke mana. Yang jelas, aku merasa atmosfer antara dunia blog periode 2014-2015 dan dunia blog periode tahun 2011-2012 itu sangat berbeda. Kemeriahan dunia blog periode 2014-2015 ini kurang begitu terasa. 

Iya, aku tahu. Bloger-bloger yang aku kenal di periode 2011-2012 kebanyakan pasti sudah berubah. Mungkin sebagian dari mereka sudah memiliki kesibukan luar biasa sehingga lupa menyambangi rumah dunia maya-nya. Bukan mungkin sih, tapi sepertinya sudah mengarah ke fakta. Seperti, yang sudah aku katakan, ada yang sudah menikah macam Mas Gaphe, ada yang sekarang jadi novelis tenar macam Alvi Syahrin, ada yang sibuk sebagai seorang desainer macam TK, ada yang kuliah S2 di China seperti Keven Keppi, ada yang sibuk dengan kariernya sebagai penulis dan desainer di sebuah penerbit seperti +Glen Tripollo. Ada yang sibuk menulis ide-ide cerita FTV seperti +Feby Andriawan. Ada pula yang sekarang sudah jadi seorang pengajar seperti yang dialami Adittya Regas. Kesibukan menulis ide cerita FTV, menulis novel, kuliah S2, menjadi seorang suami yang sakinah, bikin aneka macam desain, mengajar murid-murid SMA, hingga beragam aktivitas itulah mungkin yang membuat mereka melupakan sejenak rumah mereka di dunia maya. Iya sih, aku maklum. Aku pun memiliki banyak kesibukan di dunia nyata, sehingga melupakan IMMANUEL'S NOTES. Bahkan sekalinya mampir, eh postingannya malah begini. Tak berkelas, mungkin kata sebagian pembaca. 

Yah, tahun terus bergulir. Tiap orang pasti berubah, entah perubahannya itu positif maupun negatif. Hampir bisa dipastikan memang tak ada yang abadi di dunia ini. Jarang sekali ada seseorang yang bertahan di satu tempat yang sama dalam kurun waktu cukup lama. Pasti bakal ada perubahan. Mungkin itulah salah satu alasan mengapa aku bilang dunia blog yang sekarang ini sangat terasa sekali perubahannya. Yah orangnya, yah atmosfernya. Entah buat bloger-bloger yang lain. 



Maaf kalau ada yang merasa tersinggung atau menganggapku sombong. Postingan ini murni bersifat subyektif dan bertujuan melampiaskan kegelisahan yang tiba-tiba menyerang. :P



* Anyway, maaf give away-nya belum bisa diadakan. Lagi ada banyak persoalan serius di dunia nyata. Huhuhu. Tapi diusahakan sebelum pergantian tahun, bakal diadakan give away-nya. Stay tune on IMMANUEL'S NOTES! 


16 comments:

  1. Waah kesian amat blogku dikatain blog jualan nuel, itu cuma buat lomba kok, dan kebanyakanpun ga menang, jd ga dibayar

    ReplyDelete
  2. Ah lama aku ga bw kesini yaaa. Di maafkan ya hihihi. Baru mau bw jadwalnya besok

    ReplyDelete
  3. Yah, gimana ya abis blognya gak bisa ngasilin duit sih, wkwkwk... Pastinya ada perubahan dan gw juga ngerasain. Blog memang ngebuat gw jadi kayak sekarang ini, tapi kita hidup bukan untuk ngeblog aja. Sekarang, gw ngeblog pun cuman jadi media informasi aja, kalau dulu sih masih banyak waktu nulis-nulis gak jelas. Masalahnya, semakin tua manusia harus bisa nyari uang sendiri, otomatis kesibukan dunia maya dikurangi. Beda cerita sih kalau blognya memang dipakai untuk mengeruk dollar.. :D

    ReplyDelete
  4. Saya belum setahun ngeblog, bang. Hehe. Tapi atmosfernya sekarang emang beda dibanding 3 bulan awal saya ngeblog. Saya kehilangan banyak temen blogger yang udah jarang posting.

    Padahal saya mengidentikan blog saya dengan 'great effort and fantastic fun', tapi malah terkenal dengan ngondeknya. Hahaha.

    ReplyDelete
  5. Aku setuju dengan tulisan ini, Nuel. Udah lama, aku juga ngerasa begitu. Beda banget suasana dunia blog sekian tahun lalu sama dunia blog saat ini. Kalau blog-blog di zaman dulu, umumnya murni buat bersenang-senang. Sekarang, kayaknya lebih mengarah pada money oriented, atau upaya menghasilkan uang lewat blog. Ya nggak masalah sih, wong itu hak masing-masing orang. Yang jelas, dunia blog saat ini memang telah berubah, dan itu kayaknya dirasakan banyak orang.

    Terus terang, aku juga kadang kangen sama suasana dulu, saat cekikikan di blognya Eks atau Yus Yulianto, lalu ketemu di blognya Huda Tula, atau di blognya John Terro. Masa itu benar-benar menyenangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wekekeke
      pasti blog ku mengecewakan yah sekarang :D
      isinya duit-duit, iklan-iklan mulu
      yaudah, nanti aku bikin tulisan yang kocak lagi seperti dulu
      aku juga merindukan masa-masa itu ;)

      Delete
  6. Hehe. Wajar nuel. Aku juga ngrasain, tapi sekarang dinikmati aja. Mulai lagi kenalan dengan orang2 baru.

    ReplyDelete
  7. yang berasa banget bedanya sekarang udah pada sibuk bikin definisi "blogger". blogging bukan lagi sesuatu yang fun dan santai. dan sekarang banyak postingan job review yang bikin males bewe. kangen gitu postingan cerita sehari2 yang santai dan kadang absurd.

    ReplyDelete
  8. Ih aku punya 1 blog yang widazee.blogspot.co.id doang yang 2 lagi itu website khusus jualain sih. Dan blog wida zee mah khusus curhatan pemilikinya dan share pengalaman baru gitu hehehe

    ReplyDelete
  9. Kebutuhan zaman bang. Hahaha
    kita kan gak bisa gitu2 aja terus sih

    ReplyDelete
  10. segala sesuatu kan ada masanya Nuel :) tapi tetap mereka juga pasti ada kerinduan untuk ngeblog lagi. Aku juga sempat kecarian sama blog nya Gaphe. Dulu Suka BW baca psotingan dia yang suka kasi info travelig.

    ReplyDelete
  11. hahahahhaa
    ya begitulah nuel apalagi dibanding tahun 2009an sudah beda jauh juga :) gapapa dinikmati aja

    ReplyDelete
  12. Oalah ini toh.
    Sudah lama juga aku ga nulis pikiran-pikiran iseng (yang kemudian disesali sendiri) di blogku.

    ReplyDelete
  13. Lha kamu sekalinya main ke blogku, malah komenin foto anakku, nggak fokus sama isi postingnya sama sekali. Gimana mau menghasilkan interaksi yang bernas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh waktu itu aku bingung mau komen apaan. Aku baca tuntas kok post nya. Cuma bingung ngomeninnya gimana. Takut salah-salah kata. Udah pernah beberapa kali alami kejadian, udah komen di blog orang, eh malah dihapus. Yang punya tersinggung. Makanya aku cuma berani komen gitu. Takut Mbak Vicky tersinggung. :(

      Delete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^