Thursday, June 4, 2015

SERIAL ALTK chapter 4: I See (and) Tell You



Kelanjutan dari sini





Artwork by: Melisa Yulia Kristin




...i see and tel(l) you.

Kezia jadi mengernyitkan dahi. Apa artinya? Apa maksudnya? Apa pula yang hendak disampaikan Kak Samuel padanya waktu itu? Tidak mungkin kan, Kak Samuel memiliki rasa padanya. Jelas itu tidak mungkin. 



Oh apa mungkin itu berhubungan dengan tugasnya selama menjadi pengurus OSIS? Dulu Kezia dan Kak Samuel memang sama-sama aktif di OSIS. Dan saat itu OSIS tengah sibuk mempersiapkan satu pentas seni dalam rangka menyambut hari kemerdekaan. Pasti karena itu. Iya, pasti karena alasan itu. Mungkin ia melakukan kesalahan. Lalu Kak Samuel hendak memberitahukannya secara empat mata di suatu tempat. 

Tapi...

...tunggu dulu. Dulu sekali, bukankah ia pernah coba menghampiri Kak Samuel terkait hal tersebut? Lantas kakak kelasnya itu hanya menggeleng, tersenyum, lalu meninggalkannya yang termangu-mangu. Waktu itu, Kezia malah sempat mengumpat kakak kelasnya. "Orang aneh! Gaje! Apa lagi maksudnya kirimin gue surat dengan isi kayak gitu? Gak jelas banget!"

Kezia terkikik mengingat kejadian itu. Walau memaki seperti itu, anehnya kenapa pula ia harus menyimpan surat aneh tersebut di salah satu halaman dari buku hariannya? Seharusnya ia buang saja ke tong sampah. Dan tak sepatutnya ia kini malah sibuk menerka-nerka apa arti dari surat pendek nan misterius tersebut. 

...kebetulan aku jago, lho, bahasa Jepang...

Di tengah kegalauan itu, kata-kata Noel yang satunya lagi muncul. Apa lagi maksudnya? Jangankan bahasa Inggris, tak ada satupun kata-kata dalam surat ini yang tertulis dalam bahasa Jepang. Kezia juga tak bisa bahasa Jepang. Bahasa Jepang yang ia tahu itu sangat terbatas. Hanya niji, geisha, dan aishiteru. Pun itu karena sudah digunakan sebagai nama grup musik dan judul lagu. Ia tahu artinya karena memang sudah diberitahukan artinya. Niji artinya pelangi, geisha itu semacam gadis penghibur, dan aishiteru itu aku cinta kamu, bukan?

Tunggu... 

Aishiteru? Kedengarannya mirip dengan kalimat pertama dalam surat ini jika diterjemahkan secara seenaknya ke dalam bahasa Inggris. Kali ini coba kata and-nya itu dihilangkan.

I see tell you...

Aishiteru...

Mirip. Hidung Kezia langsung kembang-kempis tak keruan. Masa sih Kak Samuel itu naksir padanya? Tapi bisa jadi. Dulu, seingatnya juga, ada salah seorang temannya yang cerita soal Kak Samuel. Tiffany pernah cerita bahwa Kak Samuel itu tengah menyukai salah seorang adik kelasnya. Namun karena pemalu, sang kakak kelasnya itu hanya bisa memberikan surat yang sayangnya orang yang bersangkutan malah tak merespon. 

Waktu itu, Kezia dan anak perempuan kelas sepuluh lainnya jadi bertanya-tanya. Siapakah perempuan beruntung yang diberikan surat cinta oleh seorang lelaki nan misteris nan keren bernama Kak Samuel tersebut? 




Jumlah kata: 400 kata





Bersambung...

11 comments:

  1. Kezia, nama yang familiar :D
    Nama samaran yang digunakan oleh istriku dulu

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iya cerbung model baru. Tepatnya cermin bung, cerpen mini yang bersambung. Karangan aku aja sih, hahaha.

      Delete
  3. Hmm, kezia kenapa lagi tuh :D
    ditunggu kelanjutan kisah selanjutnya gaes :)

    ReplyDelete
  4. lanjutin mas cepren'a klo udah beberapa chapter baru bikin novel. pasti laku mas (y)
    *btw mas admin japanesestaion.com ? soalnya di propil google+ kontribusi di sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan kok. Aku cuma penulis/kontributor lepas japanese station aja. Lagian udah lama juga ga nulis di sana. Hahaha..

      Delete
  5. ayoo lanjutin.. :D
    jadi penasaran deh -__-

    ReplyDelete
  6. Waah siapa tuh cewe nya, jadi penasaran nih, jangan-jangan kezia yaa :)
    di tunggu kelanjutan ceritanya :)

    ReplyDelete
  7. Lanjutkan mas ! saya tunggu cerita berikutnya :)

    ReplyDelete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^