Saturday, April 4, 2015

ONE PHOTO ONE STORY: Artis Narsis





Genre: Komedi


Omong-omong, cerita ini pernah dipublikasikan di Immanuel's Notes sebelumnya. Hanya saya aku sempat menariknya karena suatu hal. Hingga aku rasa, ya sudah-lah, dipublikasikan saja di sini. Lumayan, ketimbang mengendap di laptop. =D


Dokumentasi pribadi.






Suatu waktu, ada artis yang menarik perhatian infotainment karena kebiasaannya minum minuman dengan merek yang ia bintangi itu. Setiap hari, tiap jam, tiap menit, si artis itu selalu saja minum minuman yang sama. Sehingga suatu hari ia diwawancarai oleh wartawan-wartawan infotainment terkait kebiasaannya tersebut. Jelas saja itu jadi pemberitaan. Yah siapa sih yang tak penasaran bertemu orang yang punya hobi unik macam artis itu.

Alhasil, karena rasa penasaran para wartawan, mau tak mau si artis narsis tersebut mengadakan konferensi pers demi klarifikasi kebiasaannya itu. Ia mengadakan konferensi pers di rumahnya – di sela-sela jadwalnya yang padat. Botol minuman yang jadi sumber masalahnya pun lagi-lagi selalu ada di dekatnya. Ia tampak senyam-senyum tak jelas mengamati botol minuman tersebut, dimana ia yang jadi bintang iklannya.                                                                          
Pertanyaan pertama: “Apakah karena anda suka dengan rasanya? Atau kualitasnya bagus?” Nah dia menjawab: “Oh bukan. Rasa dan kualitasnya sama dengan minuman lain kok.” Kemudian saat ditanya apakah karena harganya (Yah mungkin saja si artis bokek atau pelit), dia dengan  cengiran lebar menjawab: “Enggak juga. Saya kan kaya; penghasilan saya di atas sepuluh juta. Jadi beli minuman di atas harga sepuluh ribu rupiah juga enggak masalah.”

Ada juga wartawan yang menanyakan seputar kontraknya. Kali saja, ada klausul dalam kontraknya yang melarangnya minum produk kompetitor. Tapi lagi-lagi ia menangkisnya sembari menjawab, “Bukan juga. Malah sebaliknya. Dalam kontrak, tidak diatur bahwa saya harus minum minuman yang saya bintangi itu setiap saat.”


Para wartawan itupun jadi senewen. Mereka kesal. Di tengah kejengahan mereka itu, salah satu bertanya seperti ini, “Kalau bukan soal rasa, harga, dan kontraknya, lalu apa? Dan… oh-oh, kagetlah para wartawan. Sebab si artis menjawabnya sembari cengar-cengir dan melihat botol minuman yang menjadi biang keroknya: “Just simple. Look at this stuff. Saya suka meminumnya karna di botolnya ada gambar saya. Kan lumayan.  Sambil minum, ngelihatin wajah sendiri.”