Thursday, March 5, 2015

Tujuh Tips Menulis Fiksi




Sebetulnya masih terlalu dini untuk menulis soal tips berikut ini. Tapi tak apa. Kan ada pepatah yang bilang 'sedia payung sebelum hujan'. Yuk simak tips dari seorang Nuel, penulis amatiran yang sok tenar.

CHECK THOSE OUT!

Tips menulis cerita fiksi yang diserap dari beberapa kenalan penulis:



1. Tentukan dulu cerita awal dan akhir dari novel atau cerita kalian.
Kata temanku, +Astri Ayase  dengan kalian mengetahui bagaimana akhir dari cerita kalian, kalian akan terhindar dari yang namanya stuck atau writer's block.

Kalau kata beberapa penulis sih, bikin outline dulu. Tapi kalau menurutku, yang penting itu, yah benar kata Astri. Yang paling penting, kalian tahu dulu awal dan akhir dari cerita kalian. Nanti kalau stuck menyerang, ingat lagi ending-nya mau seperti apa, selanjutnya kalian tinggal seret supaya cerita itu kelak berakhir sesuai rencana semula.

Soal outline, tergantung kalian mau bikin di Word atau tidak. Mau bikin di buku kosong juga tak apa-apa. Kebiasaan tiap penulis kan berbeda-beda. Tak bisa kita sama-ratakan.






2. Hindari pemborosan kata.
Untuk kasus yang satu ini, di mana tips ini dapat dari  Nova dan +ryan hasanin , kalian memang harus sering baca biar perbendaharaan kata kalian bertambah. Akan sangat bagus jika kalian mahir satu-dua-tiga bahasa. He-he-he. Atau bisa juga menguasai suatu keahlian tertentu, yang mana semakin menambah perbendaharaan kata kalian.

Sering-sering juga yah, cek kamus. Berat beli kamus? Kan ada internet. Coba buka Google.






3. Anggap pembaca dewasa. Jangan pernah mendikte pembaca (Dari Nova dan @almondud).
Ingat, kalian ini sedang bikin tulisan fiksi, bukan nonfiksi. Jadi sebisa mungkin posisikan diri kalian sebagai pembaca pula. Jadi, kalian seharusnya sudah tahu dengan sendirinya apa yang harus dilakukan untuk membuat satu novel atau cerita yang dari awal itu sudah menarik dan selalu penuh twist--kalau kalian berharap seperti itu.

Pun ingat, kalian tak sedang bikin jurnal ilmiah. Kasih kesempatan pembaca untuk berimajinasi. Pancing terus kepenasaran mereka.





4. Hindari pengulangan dari sesuatu yang sudah pernah diceritakan.
Saran ini aku dapatkan dari Aul-Howler. Yah, dan aku paham sama maksudnya. Contohnya begini:

Aku kaget mengamati fisiknya sekarang ini. Baju compang-camping, muka celemongan, rambut tak terawat, astaga... apa sih yang dikerjakan selama ini?

Iseng aku bertanya, "Hei, apa yang kau kerjakan selama ini, sampai baju compang-camping, muka celemongan, rambut tak terawat seperti itu?"

Pasti bosan kan. Nah itu maksudku dengan menghindari repetisi.




5, Jangan beberkan konflik utama di awal cerita.
Ini dari pengalaman nyata sih. Dan sadar,kalau konflik utamanya sudah kubeberkan seperti ini, yah terang saja jadi tak menarik. Mau tak mau, aku pun belajar untuk pelan-pelan dalam membeberkan konflik. Selangkah demi selangkah dan terus menjaga rasa penasaran tiap pembaca.




6. Usahakan bikin sepuluh halaman awal dan akhir kalian itu semenarik mungkin.
Tips terakhir ini kudapatkan dari novelis ternama, Mbak Devania Annesya--yang menulis Elipsis. Dia ini dapat bocoran dari editornya langsung.





7. Percaya diri dengan cerita yang sudah kalian buat.
Ini tips murni dari aku--dari hasil pengalaman juga. Karena, menurutku, kalau kalian tak yakin dengan apa yang ditulis, yakin deh, pembaca juga pasti ragu cerita itu bagus. Pesan bakal tersampaikan jika kalian seratus persen meyakini karya-karya kalian memang ciamik. Sombong memang dilarang agama. Tapi membangun rasa percaya diri itu penting pula.

Ibarat kalian bikin kue, kalau kalian sudah merasa kue kalian itu tak enak, yang mencicipi juga ragu kan. Begitu pun dengan tulisan fiksi. Yakinilah tulisan kalian bagus. Itu dulu, nanti bisa dibenahi. Kan belajar memang tak instan.





Sekian dulu tips menulis dari sang amatiran. Ada yang mau menambahkan? Yuk, monggo, saling berbagi!!! =D

7 comments:

  1. Keren, Nuel! :D

    Kadang dalam menulis blog pun aku sukak ngulang-ngulang gitu. Payah. :'

    ReplyDelete
  2. tips yang bermanfaat mas :) terimakasih infonya ...

    ReplyDelete
  3. terus semangat nulisnya ya inulll :D

    ReplyDelete
  4. mantaap. nambah ilmu nih. makasih bang.

    ReplyDelete
  5. Awesome
    ada beberapa yang baru juga nih buat aku ^^

    P.S.
    Eh... ada nama aku wkwkwk

    ReplyDelete
  6. TOP tipsnya, aku seringkali brenti di tengah jalan tiap nulis fiksi :(

    ReplyDelete
  7. No 1 bener banget bang. Kalau gak tahu akhirnya, kadang eritanya malah jadi gak tuntas, jebanyakan belok sana sini haha

    ReplyDelete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^