Tuesday, May 28, 2013

Ketika Hati Saling Bersilangan (di Jepang)




Kisah ini berlangsung di sebuah rumah sakit di Jepang. Ada dua orang di sebuah ruang inap. Namanya Hideo dan Hikari. Hideo – si pria – berada di sana untuk penyembuhan matanya yang kehilangan penglihatan karena suatu insiden. Hikari – si wanita – masuk karena penyakit kelainan jantungnya. Dengan mata selalu hitam pandangannya dan tertutup perban, Hideo bersyukur ada Hikari Sebab perempuan itu selalu menceritakan apa saja yang terjadi di taman yang ada di luar jendela. Walaupun kelak, saat Hikari pergi tak kembali, Hideo tahu taman itu fiktif. Mungkin sengaja diciptakan untuk menghibur Hideo.



Itulah sedikit cerita dari “Cerita di balik Jendela”, salah satu cerita yang terdapat dalam antologi terbitan GACA (Bersama-sama dengan DivaPress, deteens, dan juga #KampusFiksi). Di dalamnya ada sembilan belas cerita – dan kesemuanya berbau Jepang sekali. Entahlah, mungkin ada yang punya pengalaman ke sana, atau hobi baca manga, atau nonton J-Drama dan anime. Yang jelas, berani jamin, saat membacanya, kalian serasa di Jepang.

Di dalamnya itu ada berbagai tema cerita. Ringan, tapi dalam dan menarik. Ada kisah seorang antifan yang suka dengan idola yang tidak disukainya; ada kisah seseorang yang bisa bertemu mangaka favoritnya; ada kisah cinta lintas bangsa; ada juga kisah seorang hantu wanita yang berusaha menolong kekasihnya untuk bisa move-on darinya. Pastinya juga, semua kisahnya anti klise. Semua penulisnya kreatif sangat.

Buat kalian yang seorang weabon dan wapanese, sepertinya buku ini amat sayang dilewatkan. Apalagi saya berani jamin, buku ini layak mendapatkan nilai 9. Buku yang pantas dinikmati di kala senggang.