Wednesday, May 1, 2013

Keisengan dalam Fish Story


Kadang suka sebal dengan orang-orang yang suka menghubung-hubungkan apa saja yang ada dalam suatu hal - entah itu film atau lagu - dengan sesuatu yang sifatnya abu-abu. Contohnya, ada salah satu film yang menurut dia itu aneh. Terus dia dengan tingkat sok tahu maha tinggi, mengaitkannya dengan illluminati-lah, free mason-lah. Halah. Kalau sekali-dua kali sih tak apa. Tapi kalau tiap ada keganjilan, terus dihubung-hubungi dengan illuminati atau free mason, malas juga ladeninya. Ih.


Lagian, tahu apa sih mereka soal itu semua? Tahunya cuma dari buku dan internet juga. Mereka pernah terbayang, tidak? Bisa saja kesamaan itu muncul nggak sengaja dan yang buat itu iseng. Contohnya itu seperti film Jepang berikut ini.

Fish Story
Sutradara: Yoshihiro Nakamura
Pemain: Vincent Giry, Gaku Hamada, Atsushi ItΓ΄, Kengo Kora, ...



Fish Story ini menceritakan sebuah band punk-rock di Jepang bernama Gekirin. Band ini band tak laku, karena konsep musik yang mereka usung. Padahal konsep mereka itu kelak di negara lain malah digemari. Nah karena itulah, mereka hanya diberikan kesempatan sekali saja untuk recording oleh produser rekaman. Album terakhir mereka itu ialah Fish Story.

Fish Story itu sebetulnya lagu iseng. Tak ada maksud apa-apa pas dibikinnya; nyatanya banyak orang mengira lagu itu bermakna filosofis dan ada pesan tersembunyi. Bahkan salah satu bagian yang sengaja di-mute karena iseng, orang-orang yang mendengarnya dengan sok tahunya mengira bagian itu bermakna misterius. Ada anekdot yang mengatakan bahwa seseorang pernah mendengarnya dan mendengar suara wanita di bagian yang di-mute dengan sengaja itu. Walaupun demikian, lagu terakhir Gekirin yang iseng saja dibuat dan tanpa maksud filosofis itu malah bisa menyelamatkan bumi dari malapetaka - dan itu adalah tabrakan dengan komet.

Oh yah, soal Fish Story itu sendiri sebetulnya itu nama sebuah judul buku yang tak laku juga. Buku itu juga hanya dicetak satu buah saja. Dan buku itu dibuat oleh penulis yang menerjemahkan sebuah buku asing word by word dari kamus. Wajar-lah kalau diterjemahkan jadi cerita tentang ikan; padahal itu sebetulnya bermakna kisah yang berlebihan. Fish story itu rupanya sebuah idiom - sama seperti it rains cats and dogs.

Isi lagunya dibuat atas dasar keisengan semata. Judul lagunya diambil dari judul sebuah buku. Eh entah kenapa malah jadi lagu terfilosofis dan termisterius. Lagu ini malah jadi lagu favorit para paranormal. Gila yah? Yah itulah manusia, suka cepat menghakimi tanpa tahu makna sesungguhnya. Tapi karena sifat manusia yang suka cepat menghakimi itulah, band Gekirin dan album/lagu 'Fish Story'nya malah jadi melegenda. Awalnya, diremehkan; ke depannya, meremehkan. Jadi buat yang sering diremehkan orang lain, ingatlah! Kalian bakal melegenda suatu saat nanti.

Film Jepang ini cukup bagus. Aku kasih nilai delapan, deh, buat pesan moralnya itu yang bagus banget - beserta cara penyampaiannya yang tak menggurui. Film 'Fish Story' ini mengajarkan ke kita agar jangan cepat menghakimi sesuatu. Ada baiknya tuh, kalau lagi baca novel, nonton film, dengar musik; terus kita dengar atau saksikan hal yang - menurut kita - ganjil, sebaiknya abaikan saja. Nggak usah deh dikait-kaitkan dengan free mason atau illuminati atau teori konspirasi. Yah bisa jadi, si pembuatnya itu sama seperti band Gekirin. Mereka buatnya karena iseng. Tak ada motif apa-apa di baliknya.

Jadi.... jangan suka sotoooooooy!!!!! :D